Satgas Covid Pastikan Tak Ada Temuan Kasus Omicron di Kabupaten Bekasi

Rabu, 08 Desember 2021 - 16:38 WIB
loading...
Satgas Covid Pastikan...
Pemkab Bekasi memastikan tidak ada temuan kasus varian baru Corona B.1.1.529 atau dikenal Omicron asal Afrika Selatan di wilayah Kabupaten Bekasi. Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
BEKASI - Pemkab Bekasi memastikan tidak ada temuan kasus varian baru Corona B.1.1.529 atau dikenal Omicron asal Afrika Selatan di wilayah Kabupaten Bekasi .

"Zero case (nol kasus). Tidak ada temuan Omicron, saya pastikan," kata Wakil Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Masrikoh, Rabu (8/12/2021).
Baca juga: DKI Tindaklanjuti Kabar 4 Warga Diduga Terpapar Covid-19 Omicron

Sebanyak 42 kasus aktif di wilayahnya per hari ini seluruhnya merupakan kasus Covid-19, tidak ada varian baru virus yang dimaksud. Jumlah kasus aktif itu pun mengalami penurunan dari 48 kasus sehari sebelumnya. "Ada kesalahpahaman soal temuan kasus positif pekan lalu. Kebetulan pemeriksaan dilakukan di salah satu laboratorium wilayah kami dan itu juga belum dapat dipastikan varian baru. Infonya sedang diperiksa di laboratorium kesehatan Jawa Barat," ujarnya.

Masrikoh menjelaskan temuan kasus positif itu bermula saat 20 WNA bersama 7 WNI tiba dari luar negeri di terminal 3 kedatangan internasional Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, beberapa pekan lalu. Sesuai kebijakan pemerintah, 19 warga di antaranya melakukan kewajiban tes PCR yang sampelnya diproses di Laboratorium Farmalab Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Baca juga: Omicron vs Delta, Mana yang Lebih Mudah Menular dan Menginfeksi Penyintas Covid-19?

"Hasilnya positif. Saat ini mereka sudah isolasi di hotel pilihan dan Wisma Atlet. Tidak ada warga Bekasi. Jadi semua isoman di Jakarta meskipun laporan NAR-nya masuk ke kita," katanya.

Menurut dia, persoalan ini sudah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Jawa Barat yang ditindaklanjuti dengan pendataan langsung. "Jadi sudah clear ya. Data mereka langsung dipindah. Kita juga sudah tracking langsung ke Farmalab dan infonya semua sudah ditindaklanjuti di DKI Jakarta," jelasnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Letkol Inf Michael Ronald,...
Letkol Inf Michael Ronald, Perwira Kopassus Resmi Jabat Dandim 0509/Kabupaten Bekasi
Periksa Anggota DPRD...
Periksa Anggota DPRD Bekasi Iin Farihin, KPK: Diduga Terafiliasi Vendor
Jamwas Kejagung Proses...
Jamwas Kejagung Proses Eddy Sumarwan yang Dicopot dari Kajari Bekasi
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved