Penyebab Bus Transjakarta Kerap Kecelakaan versi Serikat Pekerja

Rabu, 08 Desember 2021 - 13:57 WIB
loading...
Penyebab Bus Transjakarta...
Petugas mengevakuasi bus TransJakarta yang menabrak separator di Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (3/12/2021). Foto: SINDOnews/Antara
A A A
JAKARTA - Serikat Pekerja Transportasi Jakarta (SPTJ) membeberkan sejumlah kondisi di PT Transjakarta yang dianggap sebagai penyebab bus kerap kecelakaan . SPTJ meminta segera dilakukan evaluasi.

Ketua SPTJ Jan Oratmangun mengatakan sangat prihatin dengan banyaknya kecelakaan yang menimpa bus Transjakarta belakangan ini. Untuk itu, serikat pekerja meminta pertemuan bipartit semua serikat yang ada di Transjakarta dengan manajemen, untuk membahas kinerja dan perbaikan sistem perusahaan.

“Serikat pekerja menilai kualitas layanan menurun. Ini adalah dampak dari diberlakukannya berbagai kebijakan yang lebih mengutamakan profit oriented dibandingkan pemberdayaan sumber daya manusianya,” ujar Jan, Rabu (8/12/2021).

Menurut dia, akibat kebijakan profit oriented itu terjadi sub kebijakan efisiensi anggaran di tingkat lapangan. "Kebijakan efisiensi ini menurut kami adalah kebijakan salah kaprah," tandasnya.

Baca juga: Hasil Audit KNKT, Koridor Sempit Transjakarta Sebabkan Sopir Kelelahan

Ia mencontohkan beberapa efesiensi yang dilakukan, tidak adanya lagi petugas di dalam bus. Padalah petugas itu seharusnya bisa menjadi pengingat bagi pramudi demi memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan.



Kebijakan salah kaprah lainnya, kata Jan, fungsi kontrol Transjakarta sebagai regulator tidak berjalan dengan baik. Fungsi control operasional yang tadinya dilakukan oleh petugas pengendalian di setiap koridor/rute dengan skema 3 orang petugas pengendali, saat ini dikerucutkan hingga hanya 1 orang di setiap koridor. Sehingga pengawasan terhadap perilaku mengemudi pramudi di koridor untuk menerapakan standar pelayanan minimum menjadi lemah.

“Kembalikan fungsi dan marwah Transjakarta ke hakekatnya transportasi publik yang benar-benar menerapkan standar pelayanan minimum (SPM) yang tentu berbasis padat karya untuk menyerap tenaga kerja, bukan berbasis padat teknologi,” pintanya.

Baca juga: Tekan Kasus Kecelakaan, Dishub DKI Minta Transjakarta Pasang Teknologi Pengawas Sopir

Ia juga meminta peningkatan kualitas layanan sesuai standar SPM dengan menempatkan lagi petugas PLB di dalam bus agar kualitas layanan menjadi baik dan masyarakat mau beralih dari kendaraan pribadi menggunakan transportasi publik.

“Selain itu, perlu dikuatkan kembali fungsi kontrol dan pengawasan Transjakarta sebagai regulator terhadap operator. Bagaimana masyarakat mau naik Transjakarta kalau kualitas layanan buruk, tidak aman, dan tidak nyaman. Boleh lakukan efesiaensi dan mengunakan sistem, tetapi jangan salah kapra dan mengabaikan keselamatan,” pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan...
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
Jasa Raharja Sosialisasikan...
Jasa Raharja Sosialisasikan JRKu, Dorong Pelaporan Kecelakaan Lebih Cepat dan Mudah
Transjakarta Buka Loker...
Transjakarta Buka Loker Besar-Besaran di Management Trainee 2026, Ini Syarat Lengkapnya
Rekomendasi
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Infografis
Penumpang Transjakarta...
Penumpang Transjakarta Diizinkan Buka Puasa dalam Bus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved