24 Anak Mitra Driver Terima Beasiswa Sampai Lulus dari Gojek
Kamis, 02 Desember 2021 - 19:56 WIB
loading...
Strategic Regional Head Gojek Indonesia Timur, Yura Natanegara (tengah) menjelaskan Program Gojek Swadaya yang hadir sejak 2016 bertujuan untuk membantu taraf hidup mitra dan keluarga. Foto: SINDOnews/Maman Sukirman
A
A
A
MAKASSAR - Gojek kembali mengadakan program beasiswa untuk anak mitra driver. Totalnya sudah ada 24 penerima beasiswa dari tujuh kota operasional Gojek di seluruh Indonesia. Rinciannya, 10 penerima pada tahun 2020 lalu, meningkat menjadi 14 penerima tahun ini.
Dari jumlah tersebut, lima di antaranya merupakan anak mitra driver asal Kota Makassar. Yakni dua penerima pada tahun 2020, dan tiga penerima pada tahun 2021 ini. Beasiswa tersebut diberikan sampai mereka lulus di perguruan tinggi tempat mereka diterima, yaitu Politeknik unggulan di masing-masing daerah.
Baca juga:Pertamina Siapkan 7 Lokasi Stasiun Tukar Baterai Motor Listrik
Khusus di Kota Makassar, Gojek menggandeng Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP). Hal itu diuraikan Head of Regional Corporate Affairs East Indonesia, Guntur Arbiansyah saat konferensi pers di salah satu kafe di Kota Makassar, Kamis (2/12).
"Program beasiswa ini adalah apresiasi Gojek kepada mitra driver kami yang sudah berdedikasi, loyal dan menjaga kejujuran selama ini bersama Gojek. Kami bekerja sama dengan beberapa Politeknik unggulan di Indonesia," ungkap Guntur.
Lebih jauh, dia menguraikan, antusiasme mitra driver untuk pendidikan anak-anaknya sangat tinggi. Terlihat dari jumlah pendaftar beasiswa yang mencapai ribuan di berbagai daerah. Meski demikian, proses seleksi berlangsung ketat, baik dari pihak Gojek maupun Politeknik.
"Proses seleksi kami ketat, screening kepada mitra, lalu kepada anak-anak. Screening dari Politeknik juga dilakukan," lanjut Guntur.
Selain pemberian beasiswa, Gojek juga memberikan pelatihan softskill, seperti problem solving, critical thinking, hingga edukasi persiapan menghadapi dan menembus dunia kerja.
Baca juga:PTM Kembali Digelar, Gojek Tawarkan Promo Hemat ke Sekolah dan Kampus
Pemilihan Politeknik sebagai tujuan pendidikan, sesuai dengan arahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. "Kemendikbud menyarankan untuk menggandeng Politeknik karena dari proses belajar yang banyak praktek, sehingga ketika lulus lebih mudah terserap tenaga kerja," jelasnya.
Guntur melanjutkan, dilihat dari antusiasme pendaftar yang sangat tinggi, program beasiswa untuk anak mitra driver akan kembali diadakan tahun depan. Harapannya jumlah penerima bertambah. "Ada kemungkinan melihat antusiasme mereka, tahun ketiga akan ada penambahan lagi," ujar Guntur.
Diketahui, penyaluran beasiswa untuk anak mitra driver merupakan bagian dari Program Gojek Swadaya yang didesain khusus untuk mitra driver. Tak hanya beasiswa, beberapa program juga digagas Gojek untuk mendukung penghematan biaya operasional mitra, yaitu mencapai Rp17 miliar setiap bulan.
Vice President Gojek Regional East Indonesia, Yura Natanegara menjelaskan, Gojek melakukan kajian terhadap pengeluaran terbesar mitra. Mulai dari komunikasi, biaya perawatan kendaraan, kebutuhan sembako, hingga biaya makan sehari-hari.
Sehingga Gojek menggandeng beberapa pihak untuk membantu mitra driver agar bisa menekan pengeluaran tersebut, di antaranya bekerja sama dengan provider untuk keperluan pulsa murah, menghadirkan program khusus untuk keperluan perawatan kendaraan, memberikan diskon pembelian sembako di tempat-tempat tertentu, serta menghadirkan kantin atau warung swadaya di mana mitra bisa menikmati makanan dengan harga hemat.
"Alhamdulillah kalau kita hitung secara nasional, Program Gojek Swadaya bisa memberikan penghematan hingga Rp17 miliar setiap bulan kepada seluruh mitra driver," pungkas Yuri.
Baca juga:Gojek dan Bank Sulselbar Sinergi Bantu Digitalisasi UMKM
Mitra Driver, Sukardi yang anaknya menjadi salah satu penerima beasiswa dari Program Gojek Swadaya mengucapkan terima kasih atas seluruh progam yang digagas oleh perusahaan Karya Anak Bangsa tersebut. Anak Sukardi, Cindi diterima di PNUP Jurusan Akuntansi dengan jalur undangan.
Berkat beasiswa dari Gojek , akhirnya impian putrinya untuk menempuh pendidikan tinggi dapat tercapai. Beasiswa tersebut juga sangat membantu dan mengurangi beban biaya yang harus dikeluarkan Supardi.
Dari jumlah tersebut, lima di antaranya merupakan anak mitra driver asal Kota Makassar. Yakni dua penerima pada tahun 2020, dan tiga penerima pada tahun 2021 ini. Beasiswa tersebut diberikan sampai mereka lulus di perguruan tinggi tempat mereka diterima, yaitu Politeknik unggulan di masing-masing daerah.
Baca juga:Pertamina Siapkan 7 Lokasi Stasiun Tukar Baterai Motor Listrik
Khusus di Kota Makassar, Gojek menggandeng Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP). Hal itu diuraikan Head of Regional Corporate Affairs East Indonesia, Guntur Arbiansyah saat konferensi pers di salah satu kafe di Kota Makassar, Kamis (2/12).
"Program beasiswa ini adalah apresiasi Gojek kepada mitra driver kami yang sudah berdedikasi, loyal dan menjaga kejujuran selama ini bersama Gojek. Kami bekerja sama dengan beberapa Politeknik unggulan di Indonesia," ungkap Guntur.
Lebih jauh, dia menguraikan, antusiasme mitra driver untuk pendidikan anak-anaknya sangat tinggi. Terlihat dari jumlah pendaftar beasiswa yang mencapai ribuan di berbagai daerah. Meski demikian, proses seleksi berlangsung ketat, baik dari pihak Gojek maupun Politeknik.
"Proses seleksi kami ketat, screening kepada mitra, lalu kepada anak-anak. Screening dari Politeknik juga dilakukan," lanjut Guntur.
Selain pemberian beasiswa, Gojek juga memberikan pelatihan softskill, seperti problem solving, critical thinking, hingga edukasi persiapan menghadapi dan menembus dunia kerja.
Baca juga:PTM Kembali Digelar, Gojek Tawarkan Promo Hemat ke Sekolah dan Kampus
Pemilihan Politeknik sebagai tujuan pendidikan, sesuai dengan arahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. "Kemendikbud menyarankan untuk menggandeng Politeknik karena dari proses belajar yang banyak praktek, sehingga ketika lulus lebih mudah terserap tenaga kerja," jelasnya.
Guntur melanjutkan, dilihat dari antusiasme pendaftar yang sangat tinggi, program beasiswa untuk anak mitra driver akan kembali diadakan tahun depan. Harapannya jumlah penerima bertambah. "Ada kemungkinan melihat antusiasme mereka, tahun ketiga akan ada penambahan lagi," ujar Guntur.
Diketahui, penyaluran beasiswa untuk anak mitra driver merupakan bagian dari Program Gojek Swadaya yang didesain khusus untuk mitra driver. Tak hanya beasiswa, beberapa program juga digagas Gojek untuk mendukung penghematan biaya operasional mitra, yaitu mencapai Rp17 miliar setiap bulan.
Vice President Gojek Regional East Indonesia, Yura Natanegara menjelaskan, Gojek melakukan kajian terhadap pengeluaran terbesar mitra. Mulai dari komunikasi, biaya perawatan kendaraan, kebutuhan sembako, hingga biaya makan sehari-hari.
Sehingga Gojek menggandeng beberapa pihak untuk membantu mitra driver agar bisa menekan pengeluaran tersebut, di antaranya bekerja sama dengan provider untuk keperluan pulsa murah, menghadirkan program khusus untuk keperluan perawatan kendaraan, memberikan diskon pembelian sembako di tempat-tempat tertentu, serta menghadirkan kantin atau warung swadaya di mana mitra bisa menikmati makanan dengan harga hemat.
"Alhamdulillah kalau kita hitung secara nasional, Program Gojek Swadaya bisa memberikan penghematan hingga Rp17 miliar setiap bulan kepada seluruh mitra driver," pungkas Yuri.
Baca juga:Gojek dan Bank Sulselbar Sinergi Bantu Digitalisasi UMKM
Mitra Driver, Sukardi yang anaknya menjadi salah satu penerima beasiswa dari Program Gojek Swadaya mengucapkan terima kasih atas seluruh progam yang digagas oleh perusahaan Karya Anak Bangsa tersebut. Anak Sukardi, Cindi diterima di PNUP Jurusan Akuntansi dengan jalur undangan.
Berkat beasiswa dari Gojek , akhirnya impian putrinya untuk menempuh pendidikan tinggi dapat tercapai. Beasiswa tersebut juga sangat membantu dan mengurangi beban biaya yang harus dikeluarkan Supardi.
(luq)
Lihat Juga :