Seribu Lebih Personel Gabungan TNI-Polri Diterjunkan Amankan Demo Buruh

Senin, 29 November 2021 - 09:42 WIB
loading...
Seribu Lebih Personel...
Apel pengamanan aksi unjuk rasa dilakukan di Silang Monas pada Senin (29/11/2021). Apel dipimpin langsung Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo K Heriyanto. Foto/Refi Sandi
A A A
JAKARTA - Aliansi buruh akan menggelar demonstrasi di sekitaran Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat pada Senin (29/11/2021). Seribuan personel gabungan disiagakan.

"1.499 personel gabungan TNI, Polri, dan Pemda DKI," kata Kasubag Humas AKP Sam Suharto saat dihubungi.

Sementara, apel pengamanan aksi unjuk rasa dilakukan di Silang Monas pada pagi tadi. Apel dipimpin langsung Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo K Heriyanto.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) DKI Jakarta akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota, Jakarta Pusat pada Senin (29/11/2021). "Iya benar menggelar aksi hari ini," kata Juru Bicara KSPI DKI Muazim Hidayat saat dikonfirmasi MNC Portal.

Baca juga: Ribuan Buruh Kepung Gedung Sate Demi Kawal Penetapan UMK

Muazim pun menyebut tuntutan dalam aksi unjuk rasa tersebut meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk mencabut SK penetapan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2022.

"KSPI DKI Jakarta akan kembali turun ke jalan dengan massa aksi besar-besaran mengepung Balai Kota Jakarta pada hari Senin, 29 November 2021 untuk meminta kepada Pemerintah Provinsi DKI agar mencabut SK penetapkan UMP 2022, melakukan revisi dengan kembali mengacu kepada UU Nomor 13 Tahun 2003 dan PP Nomor 78 Tahun 2015," ujarnya.

"KSPI akan memaksimalkan aksi massa sampai dengan Pemprov DKI memenuhi tuntutan mereka terkait UMP DKI Jakarta tahun 2022 tanpa Omnibus Law yang sudah dinyatakan inkonstitusional oleh MK," jelasnya.

Lebih lanjut, KSPI DKI memberikan apresiasi atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait UU Cipta Kerja. "KSPI DKI memberikan apresiasi kepada MK atas putusan tersebut. Putusan yang dikeluarkan MK sesuai dengan kehendak buruh yang menolak keras penerapan UU Cipta Kerja klaster sektor Ketenagakerjaan yang dinilai tidak ramah terhadap kaum buruh."
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
UBK Nonaktifkan Ketua...
UBK Nonaktifkan Ketua BEM Hukum Usai Terima Rp20 Juta
Rekomendasi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Berita Terkini
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
Infografis
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved