Polisi Akan Ambil Keterangan 3 Anak Terduga Korban Pencabulan di Luwu Timur

Sabtu, 27 November 2021 - 16:31 WIB
loading...
Polisi Akan Ambil Keterangan...
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan. Foto: Humas Polri
A A A
JAKARTA - Pihak kepolisian akan mengambil keterangan terhadap tiga anak kasus dugaan pencabulan oleh ayah kandungnya sendiri di Kabupaten Luwu Timur. Pengambilan keterangan dijadwalkan pada Senin 29 November.

"Tanggal 25 November 2021 sekira pukul 11.00 Wita penyidik Polres Lutim Polda Sulsel telah mengirim surat kepada LBH Makassar untuk permintaan menghadirkan tiga anak korban," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan di Jakarta, Sabtu (27/11/2021).

Baca juga: Polri Buka Kembali Penyelidikan Kasus Dugaan Pencabulan 3 Anak di Luwu Timur

Dia mengatakan, surat itu untuk kebutuhan penyidik yang hendak mengundang ketiga korban hadir di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Sulsel pada Senin 29 November 2021.

Para korban diminta hadir dalam rangka pemeriksaan psikolog forensik oleh Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia yang akan memeriksa para korban.

"Dalam rangka pemeriksaan psikolog forensik sekaligus pemeriksaan anak sebagai korban oleh Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia yang berkedudukan di Kota Makassar," ujar Ramadhan.

Baca juga: Bukti Baru Akan Diberikan Jika Polisi Buka Kasus Dugaan Pemerkosaan di Lutim

Sekadar diketahui, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 52 orang saksi terkait kasus dugaan pencabulan tiga anak di Luwu Timur. Saksi tersebut berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari ibu korban hingga dokter yang melakukan pemeriksaan terhadap korban.

Sebagai informasi kasus ini terjadi pada Oktober 2019 lalu. Setelah bergulir cukup lama, bahkan sempat ditutup, penyelidikan terhadap kasus dugaan pencabulan ini kembali dibuka oleh aparat kepolisian pada Oktober bulan lalu.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Polisi Tangkap KS, yang...
Polisi Tangkap KS, yang Diduga Bantu Pelarian Pelaku Pencabulan di Ponpes Pati
Pendiri Ponpes Ndolo...
Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati Ditangkap di Wonogiri!
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati di Pati, Gus Salam Minta Pelaku Ditindak Tegas
DPR Minta Pelaku Dugaan...
DPR Minta Pelaku Dugaan Pencabulan di Pesantren Tlogowungu Pati Dihukum Berat
Geger! Warga Kepung...
Geger! Warga Kepung Rumah Kyai yang C4b*l1 50 Santriwati
Pesantren Harus Jadi...
Pesantren Harus Jadi Ruang Aman, Perempuan Bangsa Hadirkan Modul Anti Pencabulan
Bareskrim Polri Backup...
Bareskrim Polri Backup Penanganan Kasus Predator Seks di Jepara
Rekomendasi
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved