Lewat Stiker, ITS Ajak Masyarakat Punya Kebiasaan Baru Hadapi COVID
Sabtu, 06 Juni 2020 - 21:42 WIB
loading...
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meluncurkan paket stiker di media sosial yang berisi pesan untuk mengampanyekan pencegahan penyebaran COVID-19 ini. Mereka memilih cara unik ini untuk mengajak semua segmen masyarakat. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Berbagai pihak kini terus berkolaborasi untuk menghentikan penyebaran COVID-19 di Indonesia. Mereka mengedukasi masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan.
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meluncurkan paket stiker di media sosial yang berisi pesan untuk mengampanyekan pencegahan penyebaran COVID-19 ini. Mereka memilih cara unik ini untuk mengajak semua segmen masyarakat. (Baca juga: ITS Rancang Transportasi Autonomous Hadapi New Normal )
Koordinator Kampanye Penanggulangan COVID-19 ITS, Rabendra Yudistira Alamin, mengatakan, salah satu masalah terletak pada edukasi masyarakat yang dinilai belum semuanya peduli terhadap pencegahan penyebaran COVID-19 di sekitar mereka.
Bendra yang dibantu oleh kelima mahasiswanya yakni Adhec Saputra, Nabila Disarifianti, Fadhlan Achmad Habib, Nadine Aulia Farah Diba, dan Dandy Anugrah Cahyada membuat paket stiker berisi pesan edukasi yang dapat digunakan di media sosial WhatsApp. “Stiker ini dipilih karena masyarakat saat ini yang kebanyakan melakukan aktivitas dari rumah lebih sering menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi,” kata Bendra, Sabtu (6/6/2020).
Dia menjelaskan, stiker tersebut dibuat dengan menggunakan gambar aktivitas dan kata-kata yang sering digunakan oleh masyarakat. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Jawa, sesuai yang banyak digunakan oleh masyarakat di Jawa Timur.
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meluncurkan paket stiker di media sosial yang berisi pesan untuk mengampanyekan pencegahan penyebaran COVID-19 ini. Mereka memilih cara unik ini untuk mengajak semua segmen masyarakat. (Baca juga: ITS Rancang Transportasi Autonomous Hadapi New Normal )
Koordinator Kampanye Penanggulangan COVID-19 ITS, Rabendra Yudistira Alamin, mengatakan, salah satu masalah terletak pada edukasi masyarakat yang dinilai belum semuanya peduli terhadap pencegahan penyebaran COVID-19 di sekitar mereka.
Bendra yang dibantu oleh kelima mahasiswanya yakni Adhec Saputra, Nabila Disarifianti, Fadhlan Achmad Habib, Nadine Aulia Farah Diba, dan Dandy Anugrah Cahyada membuat paket stiker berisi pesan edukasi yang dapat digunakan di media sosial WhatsApp. “Stiker ini dipilih karena masyarakat saat ini yang kebanyakan melakukan aktivitas dari rumah lebih sering menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi,” kata Bendra, Sabtu (6/6/2020).
Dia menjelaskan, stiker tersebut dibuat dengan menggunakan gambar aktivitas dan kata-kata yang sering digunakan oleh masyarakat. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Jawa, sesuai yang banyak digunakan oleh masyarakat di Jawa Timur.