Kasus Covid-19 Meningkat di Sejumlah Negara Saat Lockdown Longgar

Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:02 WIB
loading...
Kasus Covid-19 Meningkat...
Sejumlah negara mengalami peningkatan kasus Covid-19 setelah melonggarkan penguncian (lockdown). Foto/Ilustrasi
A A A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan jumlah kasus Covid-19 mengalami peningkatan di negara yang melonggarkan penguncian (lockdown). Badan kesehatan itu juga meminta masyarakat dunia untuk melindungi diri dari virus Corona sementara pihak berwenang melanjutkan pengujian vaksin.

Juru bicara WHO Margaret Harris mengatakan episentrum pandemi saat ini berada di negara-negara Amerika Tengah, Selatan dan Utara, khususnya Amerika Serikat (AS).

“Mengenai peningkatan (dalam kasus), ya kita telah melihat di negara-negara di seluruh dunia-saya tidak berbicara secara khusus tentang Eropa-ketika penguncian mereda, ketika langkah-langkah jarak sosial mereda, orang kadang-kadang menafsirkan ini sebagai 'OK, sudah berakhir'," kata Harris pada pengarahan PBB di Jenewa.

"Ini belum selesai. Itu belum berakhir sampai tidak ada virus di mana pun di dunia," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (6/6/2020). (Baca: 2021, Jepang Akan Mulai Lakukan Vaksinasi Covid-19)

Harris juga mengatakan bahwa pengunjuk rasa harus mengambil tindakan pencegahan, merujuk pada demonstrasi di AS sejak pembunuhan George Floyd 10 hari yang lalu, .

"Kami tentu telah melihat banyak gairah minggu ini, kami telah melihat orang-orang yang merasa perlu keluar dan untuk mengekspresikan perasaan mereka," ujarnya. "Kami meminta mereka untuk mengingat melindungi diri sendiri dan orang lain," ia menambahkan.

Untuk menghindari infeksi, kata Harris, WHO menyarankan orang untuk menjaga jarak setidaknya 1 meter, sering mencuci tangan dan menghindari menyentuh mulut, hidung dan mata mereka.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gawat! Puluhan Siswa...
Gawat! Puluhan Siswa dan Guru SD di Situbondo Terjangkit Cacar Air, Sekolah Lockdown
Gunungkidul Lockdown...
Gunungkidul Lockdown Antraks, Hewan Masuk Wajib Keterangan Sehat
Warga Bandung Terkonfirmasi...
Warga Bandung Terkonfirmasi Covid-19 Varian XBB, Dinkes Sebut Pasien Sudah Sembuh
2 Tahun Tak Liburan,...
2 Tahun Tak Liburan, Warga Bandung Serbu Travel Fair Buru Paket Wisata ke Luar Negeri
Waspada! Kasus COVID-19...
Waspada! Kasus COVID-19 di Kabupaten Bandung Barat Merangkak Naik
OJK Terima 261 Pengaduan...
OJK Terima 261 Pengaduan dari Nasabah Jasa Keuangan di Sumut
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Berita Terkini
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved