Polisi Dalami Keterkaitan Pembeli Sertifikat Nirina Zubir dengan Sindikat Mafia Tanah

Jum'at, 19 November 2021 - 14:16 WIB
loading...
Polisi Dalami Keterkaitan...
Nirina Zubir. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polisi mendalami pembeli sertifikat tanah milik artis Nirina Zubir yang digelapkan Asisten Rumah Tangga (ART) dengan sindikat mafia tanah . Tiga tersangka telah ditahan yakni ART Riri Kasmita dan suaminya Endrianto dan Farida. Sedangkan, dua tersangka lain belum ditahan dari PPAT yaitu Ina Rosiana dan Edwin Ridwan.

"Itu yang sedang kita dalami. Ini masih pengembangan kita terus teliti. Apakah penjualan itu patut diduga sebagai suatu pembeli beriktikad baik atau tidak," ujar Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Petrus Silalahi, Jumat (19/11/2021).
Baca juga: Gasak Sertifikat Tanah Nirina Zubir, Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Menurut dia, pengalihan status kepemilikan sertifikat tanah milik Nirina Zubir memang diketahui ada. "Itu apa transaksi yang benar atau transaksi yang dibuat-buat sengaja untuk dialihkan. Kita masih dalami dan kembangkan. Tentu kita ini gunakan asas praduga tak bersalah," kata Petrus.

Polisi berusaha memastikan identitas dari 3 orang yang melakukan pembelian sertifikat Nirina Zubir yang digelapkan ART karena kejadian ini tidak terjadi secara satu waktu. Dimulai dari 2016 kemudian terjadi peralihan. Tentu untuk kepastian apakah pembeli terakhir ini adalah pihak ketiga yang tersangka Riri jual atau dari pihak ketiga sudah menjual lagi ke pihak empat.

"Kita akan laporkan data kita dengan BPN. Kemarin baru koordinasi sama BPN. Ada data peralihan itu namanya di data kita ada. Tapi, apakah itu pembelian terakhir atau apakah sudah beralih lagi itu yang masih kita kembangkan," ujarnya.

Perkara mafia tanah ini diduga berawal dari pengurusan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Awalnya pelaku yakni ART Riri dipercaya ibunda Nirina, almarhumah Cut Indria Martini untuk mengurus pembayaran PBB diberi kuasa oleh almarhumah.
Baca juga: Nirina Zubir Ingin Aset Keluarganya Kembali, Begini Jawaban BPN DKI

Berangkat dari kepercayaan korban, pelaku mengubah kepemilikan beberapa sertifikat atas nama dirinya dan suaminya Endrianto. Selanjutnya, pelaku juga menggadaikan sertifikat tersebut ke bank. Kemudian, beberapa sertifikat lainnya dijual oleh pelaku.

"Ini yang dia gadaikan lagi dengan mengajak satu notaris untuk membantu para pelaku dan mengubah sertifikat atas nama orang ini digadaikan, ada yang harganya Rp1,5 miliar. Hasilnya dibagi rata oleh para pelaku," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Yusri Yunus.

Sertifikat yang diambil alih pelaku dari almarhumah Cut Indria Martini ada 6 sertifikat. Adapun perkara ini dilaporkan ketiga anak korban, termasuk Nirina Zubir ke Polda Metro Jaya pada Juni 2021 lalu. "Adanya dugaan tindak pidana pemalsuan surat atau akta autentik keterangan palsu dan penggelapan dana, pencucian uang tentang adanya 6 objek sertifikat hak milik," katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
Kapolda Riau Gaungkan...
Kapolda Riau Gaungkan Polisi Penjaga Peradaban di Dies Natalis Ke-80 STIK Polri
Rekomendasi
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Berita Terkini
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved