Bupati Jayapura Terima Penghargaan Breakthrough Award on Sociocultural Based Development 2021

Selasa, 16 November 2021 - 17:56 WIB
loading...
Bupati Jayapura Terima...
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw menerima penghargaan Breakthrough Award on Sociocultural Based Development 2021 yang diselenggarakan secara virtual, Senin (15/11/2021).
A A A
SENTANI - Bupati Jayapura Mathius Awoitauw menerima penghargaan 'Breakthrough Award on Sociocultural Based Development 2021' di ajang CNBC Award 2021 bertajuk 'Kebangkitan Ekonomi Daerah Pascapandemi' yang diselenggarakan secara virtual, Senin (15/11/2021).

Penghargaan tersebut berhasil diraih karena Bupati Jayapura Mathius Awoitauw sebagai Penggagas Kebangkitan Masyarakat Adat (KMA) di Kabupaten Jayapura dianggap berhasil menunjukkan prestasi dalam pembangunan dengan pendekatan atau berbasis sosio-kultural.

Bupati Mathius Awoitauw kepada wartawan usai menerima penghargaan tersebut mengatakan sangat terkejut mendapatkan penghargaan ini. "Saya juga bingung ya, penghargaan ini karena apa yang menjadi penilaiannya. Tetapi, dari beberapa kategori ini kita bisa lihat bahwa pembangunan dengan sosio-kultural. Artinya, kita bicara tentang masyarakat adat. Nah, itu kita bicara partisipasi murni masyarakat untuk pembangunan," tuturnya, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (15/11/2021).

Menurut Bupati Mathius masyarakat adat sangat percaya kepada pemerintah dan itu salah satu kekuatan Pemkab Jayapura untuk bicara bahwa mereka bisa berpartisipasi dalam pembangunan.

"Apalagi, kita bicara tentang kearifan-kearifan dan sumber daya yang mereka miliki, itu bisa menjadi kekuatan yang dapat mereka bangun sendiri dengan didampingi oleh pemerintah. Saya pikir itu barangkali penilaiannya, sehingga CNBC Indonesia memberikan penghargaan kepada saya," katanya.

Mathius mengatakan, di Papua sedang menghadapi tantangan bagaimana mengajak masyarakat adat terlibat secara aktif dan salah satunya adalah dengan memberikan kepastian pemilikan lahan. "Dari yang tidak pernah didokumentasikan atau hanya bicara secara lisan. Misalnya, batas saya di sini, yang hanya main tunjuk-tunjuk saja dan besok satu lagi datang tinggal main tunjuk di tempat yang sama lagi, sehingga tidak pernah selesai konflik-konflik agraria tersebut," tuturnya.

Oleh karena itu pemetaan yang dilakukan ini, katas Mathius, sangat luar biasa dan memberikan dampak yang besar terhadap kepastian hukum, juga kepastian untuk membangun apa pun di atas lahan itu untuk masa depan mereka.

"Dengan demikian, apa yang kita bicara ini bahwa kita tidak bisa wariskan ketidakpastian atau konflik. Tapi, kita harus wariskan sesuatu yang pasti. Supaya generasi yang akan datang itu lega, biar mereka optimis dan mereka juga bisa mengembangkan kemampuan-kemampuan mereka secara maksimal di atas kepastian-kepastian yang sudah ada ini," tambah Bupati Mathius.

Mathius mengatakan pihaknya berterima kasih kepada CNBC Indonesia yang telah memberikan apresiasi kepada dirinya. "Apresiasi tersebut sangat mendorong kami semua yang ada di Pemkab Jayapura untuk terus melakukan pelayanan dan pembangunan dengan melibatkan masyarakat secara aktif. Untuk itu, saya ucapkan terima kasih kepada pihak CNBC yang sudah memberikan penghargaan ini kepada saya," ucap bupati dua periode ini. CM
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Soroti Investasi di...
Soroti Investasi di Fakfak, Anggota DPD RI Filep: Hormati Hak Masyarakat Adat
Wujudkan Kesejahteraan...
Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat, Kemenhut Komitmen Perkuat Perhutanan Sosial
Masyarakat Adat Kawei...
Masyarakat Adat Kawei Raja Ampat Sampaikan Aspirasi ke Anggota DPD RI
PDIP Desak PSN di Merauke...
PDIP Desak PSN di Merauke Dihentikan Sementara
JARI Maju 98 Minta Gubernur...
JARI Maju 98 Minta Gubernur Sherly Bebaskan 11 Aktivis Desa Maba Sangaji
Baleg DPR Genjot Pembahasan...
Baleg DPR Genjot Pembahasan 4 RUU, Termasuk Satu Data Indonesia dan Masyarakat Adat
Mama Papua Hadir di...
Mama Papua Hadir di Pesta Media, Suarakan Upaya Menjaga Hutan
Perjuangkan RUU Masyarakat...
Perjuangkan RUU Masyarakat Hukum Adat, Siti PDIP: Tanpa Masyarakat Adat, Indonesia Tidak Ada
Rekomendasi
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Berita Terkini
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved