Bupati Pekalongan Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Covid-19
Rabu, 22 April 2020 - 15:50 WIB
loading...
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyerahkan bantuan bahan pangan bagi masyarakat terdampak Covid 19 se Kabupaten Pekalongan. FOTO : Istimewa
A
A
A
PEKALONGAN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyerahkan bantuan bahan pangan bagi masyarakat terdampak Covid 19 se-Kabupaten Pekalongan yang bersumber dari Dana APBD Kabupaten Pekalongan tahun 2020 di Kecamatan Paninggaran.
Bupati Asip menyerahkan sebanyak 2.502 paket sembako untuk wilayah kecamatan Paninggaran. Bantuan paket sembako ini disalurkan sebagai wujud pelaksanakan program jaring pengaman sosial untuk membantu warga masyarakat Kabupaten Pekalongan yang terdampak pandemi Covid-19.
“Kita bagi kali ini di Kecamatan Paninggaran, sebanyak 2.502 paket sembako yang berisi beras,kacang hijau,kemudian gula dan sarden untuk membantu warga yang terdampak pandemi Covid-19,” kata Asip, Rabu (22/4/2020).
Dia menegaskan bahwa bantuan sembako dari Pemkab Pekalongan ini wajib dibagikan secara langsung oleh para kepala desa ,supaya kepala desa bisa mengetahui secara langsung kondisi warganya.
“Tadi saya memerintahkan kepala desa untuk antar sendiri ke warga sekaligus untuk mengetahui secara pasti apa yang terjadi di rumah warganya,barangkali ada yang sakit,ada sesuatu yang perlu dibantu lebih,” katanya.
Bupati Asip menyerahkan sebanyak 2.502 paket sembako untuk wilayah kecamatan Paninggaran. Bantuan paket sembako ini disalurkan sebagai wujud pelaksanakan program jaring pengaman sosial untuk membantu warga masyarakat Kabupaten Pekalongan yang terdampak pandemi Covid-19.
“Kita bagi kali ini di Kecamatan Paninggaran, sebanyak 2.502 paket sembako yang berisi beras,kacang hijau,kemudian gula dan sarden untuk membantu warga yang terdampak pandemi Covid-19,” kata Asip, Rabu (22/4/2020).
Dia menegaskan bahwa bantuan sembako dari Pemkab Pekalongan ini wajib dibagikan secara langsung oleh para kepala desa ,supaya kepala desa bisa mengetahui secara langsung kondisi warganya.
“Tadi saya memerintahkan kepala desa untuk antar sendiri ke warga sekaligus untuk mengetahui secara pasti apa yang terjadi di rumah warganya,barangkali ada yang sakit,ada sesuatu yang perlu dibantu lebih,” katanya.
Lihat Juga :