Poltekpar Makassar Tuan Rumah Rakornas SMK Pariwisata se-Indonesia

Kamis, 11 November 2021 - 15:59 WIB
loading...
Poltekpar Makassar Tuan...
Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar dipercaya menjadi tuan rumah, dalam penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) SMK Pariwisata se-Indonesia. Foto: Sindonews/Marga wanti Sehe
A A A
MAKASSAR - Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar dipercaya menjadi tuan rumah, dalam penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) SMK Pariwisata se-Indonesia.

Kegiatan bertema 'Kolaborasi Pendidikan Vokasi Pariwisata Dalam Mencetak SDM Unggul di Era VUCA' itu berlangsung di Aula I Wayan Bendhi Kampus Poltekpar secara hybrid pada 11 dan 12 November 2021.

Baca Juga: Poltekpar Makassar Paparkan Hasil Penelitian Institusi

Rakornas itu akan fokus membahas sejumlah materi di tiap sesi, di antaranya Sinkronisasi Kurikulum dan Kompetensi, Akselerasi Kelas Industri, Pengelolaan Hotel Praktik, Penguatan Link and Match dan Kolaborasi Lulusan Bekerja dan Berwirausaha. Rakornas kelima ini diharapkan menghasilkan output Rekomendasi Sinergi Kolaborasi dan Program Bersama Penguatan Revitalisasi Pendidikan Vokasi.

Direktur Poltekpar Makassar Muhammad Arifin berharap, kegiatan yang diikuti ratusan SMK itu bisa menghasilkan rumusan antara sekolah dengan kampus yang bisa mencetak manusia unggul di bidang pariwisata.

"Semoga menghasilkan rumusan bersama antara SMK dengan Perguruan Tinggi untuk menghasilkan SDM Unggul khususnya di bidang Kepariwisataan," ungkap Arifin, dalam sambutannya saat acara Pembukaan Rakornas, Kamis (11/11/2021).

Di kesempatan yang sama, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Parekraf, Faisal menyampaikan bahwa Rakornas ini sebagai sarana silaturahmi antara para pengelola dan tenaga pendidik serta birokrat pendidikan dan pariwisata dalam mengakselerasi semangat pemerintah untuk melakukan revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi.

"Hal itu mencakup SMK, Perguruan Tinggi, Lembaga Pelatihan dan Lembaga Kursus di mana sinergi dan kolaborasi antara Perguruan Tinggi Pariwisata di bawah Kemenparekraf dengan SMK Pariwisata di bawah Kemendikbudristek beserta Asosiasi SMK Pariwisata menjadi backbound utama dalam mencetak SDM unggul yang bekerja dan berwirausaha di sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," ungkapnya.

Baca Juga: Poltekpar Makassar Gelar Wisuda Bersama 5 PTNP

Menurut Faisal, di tengah disrupsi sekarang ini, karakter pemimpin institusi pendidikan yang berani untuk berubah, mengubah, dan berinovasi serta berkolaborasi, merupakan pondasi untuk membangun SMK Pariwisata dan Perguruan Tinggi Pariwisata ke depan.

Untuk itu, lanjut dia, harus dipastikan kualitas kurikulum, tenaga pengajar dan lulusan menjadi pilar utama dalam peningkatan mutu di SMK Pariwisata dan Perguruan Tinggi pariwisata yang selaras dengan Industri Pariwisata.

"Oleh karenanya, ivestasi pada Human Capital khususnya pada Dosen dan Guru sebagai tenaga pengajar yang berada pada garis terdepan wajib menjadi prioritas utama dalam menjawab berbagai tantangan dan perubahan saat ini. Guru harus terus menjadi teladan, inspirasi, penggerak, dan agen bagi siswanya dalam meraih kehidupan nyata untuk bekerja dan berwirausaha," ungkap Faisal.

Wakil Menteri Pariwisata, Angela Tanoesoedibjo menyampaikan, VUCA ini menjadi tantangan yang tidak bisa dihindari. Perlu upaya bahu-membahu untuk bersama-sama menghadapi tantangan ini. Salah satunya adalah dengan menerapkan kerangka kerja VUCA Prime yang meliputi Vision, Understanding, Clarity, dan Agility.

"Di Kemenparekraf sendiri kita menerapkan kerja Gercep, Geber, dan Gaspol dan Budaya 4 AS, yaitu Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas, dan Kerja Ikhlas. Dengan dukungan, kontribusi, dan komitmen dari Bapak/Ibu sekalian untuk melakukan hal tersebut, saya optimis sektor industri pariwisata dan ekonomi kreatif ini mampu untuk pulih kembali dengan cepat sebagai penopang perekonomian Indonesia," ungkap Angela.

Baca Juga: Poltekpar Makassar Bantu Pengembangan Wisata Kabupaten Mamasa

Dia melanjutkan, setiap lembaga atau institusi pendidikan pariwisata juga didorong untuk memulai berfokus pada penciptaan lulusan wirausaha. Karena dinilai turut berkontribusi dalam membuka peluang lapangan pekerjaan baru bagi generasi milenial lainnya di sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dengan demikian, di masa pandemi ini para lulusan SMK/Perguruan Tinggi tetap memiliki peluang yang besar untuk mendapatkan pekerjaan. "Jiwa wirausaha ini sangat penting untuk ditanamkan bagi para generasi muda, karena wirausaha/entrepreneur ini bukanlah sebuah profesi, melainkan sebuah mindset untuk selalu bekerja keras, optimis, inovatif, kreatif, dan memiliki leadership," jelasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Caketum HIPMI Reynaldo:...
Caketum HIPMI Reynaldo: Pariwisata Penggerak Ekonomi Nasional
Kemenpar: Program Mudik...
Kemenpar: Program Mudik ke Jakarta Pemprov DKI Berdampak Positif bagi Pariwisata
Berorientasi Global,...
Berorientasi Global, IPTI Perkuat Pendidikan Pariwisata
Prabowo Tegur Gubernur...
Prabowo Tegur Gubernur Bali Soal Sampah: Pariwisata Tak akan Bertahan jika Lingkungan Kotor
Kampoeng Heritage Kajoetangan...
Kampoeng Heritage Kajoetangan Malang Raih Juara 1 Pokdarwis Nasional
Pengembangan Pariwisata,...
Pengembangan Pariwisata, Balkondes Karangrejo Borobudur Tampil di Pasar Eropa
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Konflik Timur Tengah...
Konflik Timur Tengah Ancam Pariwisata RI, Kemenpar Buka Pasar Baru di Asia dan Oceania
Rekomendasi
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved