Noormiliyani Ingin Barito Kuala Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Rabu, 27 Oktober 2021 - 13:24 WIB
Noormiliyani Ingin Barito Kuala Raih Anugerah Parahita Ekapraya
Bupati wanita satu-satunya di Kalsel ini mengutarakan, Kabupaten Barito Kuala saat ini banyak memiliki kades maupun anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) perempuan.
A A A
MARABAHAN - Keinginan Kabupaten Barito Kuala meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tidak berlebihan. Karena kenyataannya kabupaten ini telah berkomitmen dalam pencapaian perwujudan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, perlindungan dan pemenuhan kebutuhan anak.

“Kalau di bidang politik saya rasa sudah cukup baik, bahkan mungkin untuk tingkat partisipasi wanita Kabupaten Barito Kuala paling tinggi se-Kalimantan Selatan,” ucap Bupati Noormiliyani AS saat membuka sosialisasi Pengarusutamaan Gender (PUG) di Aula Selidah, Selasa (26/10/2021).

Bupati wanita satu-satunya di Kalimantan Selatan (Kalsel) ini mengutarakan, Kabupaten Barito Kuala saat ini banyak memiliki kades maupun anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) perempuan. Bahkan di jajaran pemerintan sudah banyak pimpinan SKPD perempuan, kendati tetap membutuhkan peningkatan.

Perempuan yang pernah menjabat Ketua DPRD Kalsel ini menguraikan, Anugerah APE dinilai dari tujuh komponen kunci, di antaranya komitmen yang ditunjang adanya Perda/Pergub PUG, kebijakan dapat dilihat dari RPJMD dan Renstra SKPD, terdapatnya kelembagaan seperti adanya Pokja PUG dan Focal Point.



Selanjutnya, terdapat SDM yang terlatih PPRG dan jumlah anggaran yang responsif gender, Alat Analisis Gender (Gender Analisis Pathway, GAP) dan Gender Budgeting Statement (GBS), Data Gender (Data terpilih perempuan dan laki-laki terkait berbagai hal dalam sumber satu data, serta partisipasi masyarakat.

Menyinggung Sosialisasi PUG, Noormiliyani mengingatkan, pengarusutamaan gender merupakan isu lintas sektoral di mana tanggungjawabnya bukan hanya berada di DPPKBP3A namun seluruh SKPD hingga tingkat desa/kelurahan dapat berperan.

Sebelumnya, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Barito Kuala Harliani menyampaikan, sosialisasi PUG ini sesuai amanat Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pangarusutamaan Gender yang merupakan strategi untuk mewujudkan keseteraan dan keadilan gender. "PUG merupakan strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi atas kebijakan dan program pembangunan," katanya.

Sehingga, baik di tingkat pusat maupun daerah dapat mendorong pengalokasian sumber daya pembangunan yang lebih efektif, dapat dipertanggungjawabkan, dan adil dalam memberikan manfaat pembangunan baik bagi laki-laki maupun perempuan. "Digelarnya acara ini dalam upaya meningkatkan komitmen masing-masing SKPD dan membangun bersama strategi serta langkah-langkah efektif dalam penerapan PUG," ujarnya. CM
(ars)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1313 seconds (10.55#12.26)