Basmin Ajak Masyarakat Viralkan Ajaran Nabi Muhammad SAW
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 20:48 WIB
loading...
Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Masjid Agung Belopa, Jumat (22/10) siang. Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
LUWU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Belopa, Jumat (22/10) siang atau bertepatan pada tanggal 15 Rabiul Awal 1443 H.
Dalam suasana protokol kesehatan, Bupati Luwu, Basmin Mattayang, menyampaikan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, seyogyanya dilaksanakan pada hari Selasa tepat pada tanggal hari kelahiran nabi yakni 12 Rabiul Awal 1443 H.
Baca juga: PUPR Luwu Akan Kerjakan 8 Proyek Pengaspalan Ruas Jalan
Namun karena beberapa alasan, pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW baru bisa laksanakan Jumat hari ini kata Bupati Luwu.
"Jadwal ini sudah kita tetapkan pekan lalu, sehingga saya dari Jakarta, mengupayakan hadir hari ini meski jam 10 tadi baru tiba di Bandara Bua dan alhamdulillah, saya bisa hadir di tengah-tengah kita semua dalam kesempatan yang berbahagia ini," ujarnya.
Terkait perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Luwu menyampaikan Rasulullah SAW adalah sosok teladan yang sempurna bagi umat manusia yang wajib diikuti sifatnya, perkataan dan tingkah lakunya, termasuk tata cara beribadahnya.
"Yang ingin kita petik dalam pelaksanaan Mualid Nabi kita adalah semoga kita mampu mengkristal kan nilai keimanan dan karakter serta gerak langkah nabi sebagai teladan dan pemimpin dunia, itu yang kita harapkan," serunya.
Baca juga: Bupati Luwu Buka Bimtek SIPD Penatausahaan Keuangan Daerah
"Kita wariskan nilai keluruhan nabi kepada regerasi kita, anak cucu kita. Sekarang ini era digitalisasi, banyak anak-anak kita sudah krisis moral akibat dampak teknologi yang tidak terkendalikan," lanjutnya.
Melalui Maulid Nabi Muhammad SAW, pesan-pesan dan ajaran nabi bisa kembali disemarakkan. "Bahasa terkini diviralkan. Lebih baik kita viralkan ajaran-ajaran Nabi Muhammad, tentang pesan-pesannya, sikap dan perilaku nabi yang menjadi contoh bagi kita," ujarnya.
Untuk diketahui, Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Pemkab Luwu tahun ini mengambil tema "Meneladani Akhlak dan Mengidolakan Pribadi Rosulullah SAW di Era Milenial.
Bupati Luwu, Basmin Mattayang, menyampaikan kehadiran Nabi Muhammad adalah rahmat bagi seluruh alam semesta sehingga berbanggalah kita sebagai umat muslim dan sebagai pengikut Nabi Muhammad SAW.
Baca juga: Pemkab Luwu Terbaik Regional dalam Penyerapan Anggaran
Memperingati kelahiran Nabi Muhammad yang ke-876 (570 H-1433 H) adalah wujud kecintaan kita kepada Nabi Muhammad sehingga setiap tahun oleh umat Islam melaksanakan maulid nabi.
"Harapan saya adalah mari kita semua yang hadir maupun tidak hadir, kita sampaikan bahwa hari ini dan kedepan nilai keimanan Nabi Muhammad perlu ditanamkan secara dini dalam sanubari tiap ana cucuk sebagai pelanjut kita. Mudah mudahan Luwu bisa kita wujudkan sebagai daerah bernuansa religius, dengan masyarakat Qur'ani," kata dia.
Dalam suasana protokol kesehatan, Bupati Luwu, Basmin Mattayang, menyampaikan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, seyogyanya dilaksanakan pada hari Selasa tepat pada tanggal hari kelahiran nabi yakni 12 Rabiul Awal 1443 H.
Baca juga: PUPR Luwu Akan Kerjakan 8 Proyek Pengaspalan Ruas Jalan
Namun karena beberapa alasan, pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW baru bisa laksanakan Jumat hari ini kata Bupati Luwu.
"Jadwal ini sudah kita tetapkan pekan lalu, sehingga saya dari Jakarta, mengupayakan hadir hari ini meski jam 10 tadi baru tiba di Bandara Bua dan alhamdulillah, saya bisa hadir di tengah-tengah kita semua dalam kesempatan yang berbahagia ini," ujarnya.
Terkait perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Luwu menyampaikan Rasulullah SAW adalah sosok teladan yang sempurna bagi umat manusia yang wajib diikuti sifatnya, perkataan dan tingkah lakunya, termasuk tata cara beribadahnya.
"Yang ingin kita petik dalam pelaksanaan Mualid Nabi kita adalah semoga kita mampu mengkristal kan nilai keimanan dan karakter serta gerak langkah nabi sebagai teladan dan pemimpin dunia, itu yang kita harapkan," serunya.
Baca juga: Bupati Luwu Buka Bimtek SIPD Penatausahaan Keuangan Daerah
"Kita wariskan nilai keluruhan nabi kepada regerasi kita, anak cucu kita. Sekarang ini era digitalisasi, banyak anak-anak kita sudah krisis moral akibat dampak teknologi yang tidak terkendalikan," lanjutnya.
Melalui Maulid Nabi Muhammad SAW, pesan-pesan dan ajaran nabi bisa kembali disemarakkan. "Bahasa terkini diviralkan. Lebih baik kita viralkan ajaran-ajaran Nabi Muhammad, tentang pesan-pesannya, sikap dan perilaku nabi yang menjadi contoh bagi kita," ujarnya.
Untuk diketahui, Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Pemkab Luwu tahun ini mengambil tema "Meneladani Akhlak dan Mengidolakan Pribadi Rosulullah SAW di Era Milenial.
Bupati Luwu, Basmin Mattayang, menyampaikan kehadiran Nabi Muhammad adalah rahmat bagi seluruh alam semesta sehingga berbanggalah kita sebagai umat muslim dan sebagai pengikut Nabi Muhammad SAW.
Baca juga: Pemkab Luwu Terbaik Regional dalam Penyerapan Anggaran
Memperingati kelahiran Nabi Muhammad yang ke-876 (570 H-1433 H) adalah wujud kecintaan kita kepada Nabi Muhammad sehingga setiap tahun oleh umat Islam melaksanakan maulid nabi.
"Harapan saya adalah mari kita semua yang hadir maupun tidak hadir, kita sampaikan bahwa hari ini dan kedepan nilai keimanan Nabi Muhammad perlu ditanamkan secara dini dalam sanubari tiap ana cucuk sebagai pelanjut kita. Mudah mudahan Luwu bisa kita wujudkan sebagai daerah bernuansa religius, dengan masyarakat Qur'ani," kata dia.
(luq)
Lihat Juga :