Haramkan Mustafa Kemal Ataturk, Haji Lulung Usul Turki Utsmani Jadi Nama Jalan di Tanah Betawi

Kamis, 21 Oktober 2021 - 17:47 WIB
loading...
Haramkan Mustafa Kemal...
Ketua Umum Bamus Betawi Abraham Lunggana alias Haji Lulung. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Badan Musyawarah (Bamus) Betawi Abraham Lunggana alias Haji Lulung mengharamkan nama Mustafa Kemal Ataturk menjadi nama jalan di Jakarta. Dia justru mengusulkan Turki Utsmani sebagai nama jalan di tanah Betawi.

"Saya kira, kenapa tidak Turki Utsmani saja kan banyak juga nama tempat atau daerah yang dijadikan nama jalan di Jakarta. Sebagai simbol peradaban Islam terakhir di dunia. Penamaan Turki Utsmani akan menjadi doa dan inspirasi bagi generasi ke depan," ujar Lulung, Rabu (20/10/2021).
Baca juga: Soal Nama Jalan Mustafa Kemal Ataturk, Fahri Hamzah Berseberangan dengan Fadli Zon

Dinasti Turki Utsmani adalah kerajaan terakhir dalam peradaban Turki. Saat itu, panglima perang sekaligus pemimpinnya adalah Sultan Mehmet II. Runtuhnya Turki Utsmani sekaligus mengakhiri peradaban Islam di dunia.

Terkait Mustafa Kemal Ataturk, Bamus Betawi menolakl keras lantaran reputasi Ataturk yang dianggap sebagai tokoh Turki kontroversial dengan pemikiran sesat. Apalagi, yang bersangkutan dikenal seluruh dunia sebagai Islamofobia.

"Dia adalah seorang tokoh sekuler yang kejam dan benci Islam sehingga tidak layak namanya dijadikan nama jalan di tanah yang mayoritas penduduknya beragama Islam," kata Ketua DPW PPP DKI Jakarta itu.
Baca juga: Haji Lulung: Haram Hukumnya di Tanah Betawi Ada Nama Jalan Mustafa Kemal Ataturk

Dia menyarankan pemerintah tidak sembarang menempatkan nama jalan di Jakarta sebelum ditinjau semua aspek sejarah dan geografisnya. Jika dipaksakan ini justru mencederai perasaan umat Islam di Indonesia, khususnya umat Islam Betawi sebagai masyarakat yang religius.

Meski begitu, mantan anggota DPR ini mengapresiasi ide baik pemerintah Indonesia dan Turki yang saling memberikan nama jalan untuk menguatkan hubungan bilateral kedua negara. KBRI Ankara sebelumnya meminta pemerintah Turki untuk menamai jalan di depan gedung baru mereka dengan nama Ahmet Sukarno, sementara Turki mengusulkan Mustafa Kemal Ataturk menjadi nama jalan di Jakarta.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
3 Alasan Erdogan Masih...
3 Alasan Erdogan Masih Menghormati Legasi Mustafa Kemal Ataturk
Mengenal Imarethane...
Mengenal Imarethane : Jejak Sejarah Dapur Umum di Zaman Khilafah Ustmani
Rekomendasi
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved