HNI Dorong UMKM Tingkatkan Produk Halal Asli Indonesia
Senin, 18 Oktober 2021 - 23:12 WIB
loading...
Halal Network International (HNI) mendorong sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar tumbuh bersama dalam memproduksi produk halal. Foto ist
A
A
A
JAKARTA - Halal Network International (HNI) mendorong sektor usaha mikro, kecil dan menengah ( UMKM ) agar tumbuh bersama dalam memproduksi produk halal . Selama ini sektor UMKM belum mendapatkan perhatian yang cukup, padahal sebagian besar PDB Indonesia berasal dari UMKM.
Hal tersebut diungkapkan Komisaris HNI, Rofik Hananto di sela-sela hari ulang tahunnya yang ke-9, di Jakarta, Minggu (17/10/2021). Rofik mengatakan, pihaknya fokus pada penyediaan produk-produk barang konsumsiyang halal dan berkualitas. Baca juga: Jaring 3.900 Peserta, Kemkominfo Ajari UMKM di Jatim Pacu Penjualan lewat Digital
"Kami juga mencoba meningkatkan taraf pelaku UMKM di Indonesia. Saat ini sudah ada lebih dari 21 pelaku UMKM yang menjadi perusahaan besar dengan bergandengan tangan bersama kami,” ungkap HNI Rofik Hananto.
Rofik menilai, sektor UMKM belum mendapatkan perhatian yang cukup. Hal ini mendorong pihaknya untuk terus membina para pelaku UMKM. Hasilnya, kata Rofik, memuaskan. "Kalau sebelumnya terdapat salah satu pengusaha UMKM yang kami bina, hanya dapat menjual produk sabunnya 500-1000 buah per bulan, kini setelah kami tingkatkan, produksinya mencapai 2 juta buah per bulan,” tutur Rofik.
Rofik berharap dengan jumlah 4,3 juta anggota yang tergabung di dalamnya, HNI dapat memberikan peran yang signifikan dalam ekonomi Indonesia. “Kami berharap dapat menjadi solusi untuk meningkatkan penghasilan masyarakat di tengah masa pandemi saat ini,” tambahnya. Baca juga: Targetkan Indonesia Jadi Produsen Produk Halal Dunia 2024, Kemenag Dukung Program Sekolah Ekspor
Hal tersebut diungkapkan Komisaris HNI, Rofik Hananto di sela-sela hari ulang tahunnya yang ke-9, di Jakarta, Minggu (17/10/2021). Rofik mengatakan, pihaknya fokus pada penyediaan produk-produk barang konsumsiyang halal dan berkualitas. Baca juga: Jaring 3.900 Peserta, Kemkominfo Ajari UMKM di Jatim Pacu Penjualan lewat Digital
"Kami juga mencoba meningkatkan taraf pelaku UMKM di Indonesia. Saat ini sudah ada lebih dari 21 pelaku UMKM yang menjadi perusahaan besar dengan bergandengan tangan bersama kami,” ungkap HNI Rofik Hananto.
Rofik menilai, sektor UMKM belum mendapatkan perhatian yang cukup. Hal ini mendorong pihaknya untuk terus membina para pelaku UMKM. Hasilnya, kata Rofik, memuaskan. "Kalau sebelumnya terdapat salah satu pengusaha UMKM yang kami bina, hanya dapat menjual produk sabunnya 500-1000 buah per bulan, kini setelah kami tingkatkan, produksinya mencapai 2 juta buah per bulan,” tutur Rofik.
Rofik berharap dengan jumlah 4,3 juta anggota yang tergabung di dalamnya, HNI dapat memberikan peran yang signifikan dalam ekonomi Indonesia. “Kami berharap dapat menjadi solusi untuk meningkatkan penghasilan masyarakat di tengah masa pandemi saat ini,” tambahnya. Baca juga: Targetkan Indonesia Jadi Produsen Produk Halal Dunia 2024, Kemenag Dukung Program Sekolah Ekspor
Lihat Juga :