DPRA Dukung Tes Swab Massal COVID-19 Gratis Bagi Warga Aceh

Rabu, 03 Juni 2020 - 15:00 WIB
loading...
DPRA Dukung Tes Swab...
Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mendukung langkah Plt Gubernur Aceh yang akan menggratiskan pemeriksaan COVID-19 secara massal di Aceh. iNews TV/Jamal
A A A
BANDA ACEH - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mendukung langkah Plt Gubernur Aceh yang akan menggratiskan pemeriksaan COVID-19 secara massal di Aceh.

"Kebijakan tersebut, menunjukkan bahwa Plt Gubernur terbuka terhadap kritik dan mau mendengar setiap masukan yang diberikan. Karena memang sangat tidak masuk akal, di tengah kondisi seperti ini, masyarakat harus membayar setiap melakukan pemeriksaan Covid," Sebut M. Rizal Falevi Kirani Ketua Komisi V DPRA, Pada Rabu(3/5/ 2020).

Bayangkan saja lanjut Rizal, untuk pemeriksaan rapid test, biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp 650.000 dan RT-PCR sebesar Rp 1,5 juta, dan konsultasi dokter spesialis Rp 850.000.

"Itu biaya yang tidak sedikit, di tengah kondisi ekonomi Aceh seperti ini, dan bisa dipastikan, hanya golongan- golongan tertentu yang akan melakukan pemeriksaan COVID-19," ujar Rizal.

Pemeriksaan massal itu juga nantinya akan memberi gambaran tentang kondisi Aceh sebenarnya terkait COVID-19, sehingga nantinya Pemerintah bisa dan mengetahui langkah-langkah terbaik apa yang bisa diambil untuk penanganan COVID-19 di Aceh.

"Kami dari Komisi V DPRA siap mendukung penuh langkah Pemerintah Aceh tersebut selama kebijakan itu memihak dan berguna untuk kepentingan Rakyat Aceh. Akan tetapi apabila kebijakan PLT Gubernur tidak memihak kepada kepentingan rakyat, maka kami dari Komisi V akan berdiri di garda terdepan untuk melawannya," tegas Rizal.

Namun kami berharap, pemeriksaan atau tes COVID-19 massal lebih baik hanya dilakukan dengan metode Swab. Karena selama ini hasil dari rapid test selalu tidak pasti dan akurasinya diragukan.

"Bahkan banyak menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat akibat hasil rapid tes yang seringkali tidak singkron dengan hasil Swab," sebutnya.

Dikatakan Rizal, pemeriksaan rapid test hanya akan membuat pengeluaran anggaran membengkak, karena nantinya harus diuji kembali menggunakan metode swab. "Ini penting untuk efesiensi anggaran. Sehingga nanti bisa dimanfaatkan ke tempat lain untuk kepentingan masyarakat," katanya.

Karena itu sebut Rizal, kami meminta pihak Pemerintah Aceh untuk tidak ragu-ragu mengalokasikan anggaran baik dari pos Belanja Tidak Terduga (BTT) maupun dari sumber refocussing APBA 2020 untuk membiayai kegiatan pemeriksaan tes swab secara massal.

"Demi keselamatan rakyat, tak ada alasan untuk tidak segera melaksanakan kebijakan tersebut. Apalagi anggaran refocussing kita cukup besar dan belum digunakan sama sekali. Jangan sampai rakyat Aceh bernasib seperti ayam yang mati di lumbung padi. Jika itu terjadi, maka rakyat tidak akan pernah memaafkan Plt Gubernur dan jajaran Pemerintah Aceh," pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspada! Abrasi di Pantai...
Waspada! Abrasi di Pantai Pulo Sarok Ancam Permukiman Warga Kota Aceh Singkil
Kepemimpinan Jokowi...
Kepemimpinan Jokowi Bantu Kepala Daerah Tangani COVID-19
Pabrik Jamu Corona Palsu...
Pabrik Jamu Corona Palsu Dibongkar BPOM Semarang, Bisa Bikin Wajah Bulat
Tim Gugus Tugas COVID-19...
Tim Gugus Tugas COVID-19 Diminta Terus Memutus Mata Rantai Corona
Alami Kenaikan, Kasus...
Alami Kenaikan, Kasus Corona di Kalteng Masuk Kategori Risiko Sedang
Terus Bertambah, Pasien...
Terus Bertambah, Pasien COVID-19 Meninggal Jadi 471 Orang
Polri Gagalkan Penyelundupan...
Polri Gagalkan Penyelundupan 135 Kg Sabu Jaringan Fredy Pratama di Aceh
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Covid-19 Kian Mengganas...
Covid-19 Kian Mengganas di China, Rumah Sakit dan Rumah Duka Penuh
Rekomendasi
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved