Realisasi PAD Asahan Januari-Mei Merosot Rp4,9 Miliar

Rabu, 03 Juni 2020 - 12:21 WIB
loading...
Realisasi PAD Asahan...
Realisasi PAD Asahan Januari-Mei Merosot Rp4,9 Miliar. Foto/Ilustrasi
A A A
ASAHAN - Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Asahan dari Januari hingga Mei sebesar Rp 27,3 miliar. Perolehan itu merosot Rp4,9 miliar atau 15 persen dalam periode yang sama (year on year) jika dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2018, jumlah penerimaan mencapai Rp32,2 miliar.

"Ada penurunan 15 persen dari tahun sebelumnya," sebut Kabid Penagihan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Asahan, Alpan Rizky, kepada SINDOnews.com, di Kisaran, Rabu (3/6/2020). (Baca juga : Kapolres Simalungun Ajak Anggota Jaga Ketahanan Pangan Manfaatkan Lahan Tidur )

Menurut Alpan, wabah Covid-19 menjadi faktor utama alasan penurunan penerimaan. Dampak wabah virus yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, China itu, sangat mempengaruhi aktivitas perekonomian.

Sejumlah wajib pajak, khususnya para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mengajukan penangguhan akibat tak sanggup membayar sebagaimana mestinya, seperti saat keadaan normal. "Banyak yang mengajukan permohonan penangguhan karena enggak sanggup bayar," kata Alpan.

Menurut data yang diterima dari Dinas Kominfo Asahan, menyebutkan, hanya Pajak Daerah yang mengalami peningkatan dari 4 jenis penerimaan. Sedangkan 3 lainnya, yaitu Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah, menurun.

Jumlah perolehan Pajak Daerah sebesar Rp21,6 miliar. Kemudian, Retribusi Daerah Rp23,3 miliar; Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan, nihil; sementara Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah, Rp4,0 miliar. (Baca juga : Hindari Pos Pemeriksaan, 8 Mobil Travel Tembak dari Riau Gagal Masuk Sumbar )

Peningkatan Pajak Daerah ditopang dengan kenaikan penerimaan dari sektor Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Selanjutnya, Pajak Reklame; Pajak Parkir; Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB); serta terakhir dari sektor Pajak Air Tanah. Sedangkan sektor lainnya, mengalami penurunan.

Adapun perolehan PPJ, yakni sebesar Rp12,3 miliar. Kemudian Pajak Reklame sebesar Rp489,5 juta; Pajak Parkir Rp70,3 juta; BPHTB Rp. 2,9 miliar; dan Pajak Air Tanah Rp1,4 miliar.

Sedangkan perolehan di sektor-sektor lainnya, yaitu Pajak Hotel, sebesar Rp102,0 juta; Pajak Restoran, Rp659,3 juta; Pajak Hiburan, Rp446,9 juta; Pajak Mineral bukan Logam dan Batuan, Rp118,1 juta; serta PBB Perkotaan dan Pedesaan, sebanyak Rp3,1 miliar.

Atas pencapaian itu, sebelumnya, Kepala Bappenda Kabupaten Asahan, Sorimuda Siregar, mengaku sedikit pesimis bisa mencapai target Pajak Daerah 2020 sebesar Rp. 63,3 miliar.

Pihaknya, bahkan berencana mengajukan usulan tentang revisi jumlah target Pajak Daerah, mengingat penerimaan hanya mencapai Rp 34,1 persen, imbas dari pandemi Covid-19. "Tapi, begitupun, semaksimal mungkin akan kita upayakan supaya perolehan tak melenceng terlalu jauh," katanya mengakhiri.
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Legislator Partai Perindo...
Legislator Partai Perindo Dorong Pemda Bengkalis Optimalkan PAD untuk Atasi Tunda Bayar
Asosiasi Pengusaha Advertising...
Asosiasi Pengusaha Advertising Palembang Siap Kolaborasi Tingkatkan PAD dan Tertibkan Perizinan
Bidik Kenaikan PAD Bekasi,...
Bidik Kenaikan PAD Bekasi, BUMD Ini Percepat Evaluasi Kontrak dan Restrukturisasi Utang
Komisi II DPRD Kota...
Komisi II DPRD Kota Bogor-BUMD Raker Bahas Rencana Kerja dan Anggaran 2026
Tingkatkan PAD Kota...
Tingkatkan PAD Kota Bogor, Komisi II Bersama Bapenda dan Kejari Sisir Penunggak Pajak
Potensi Besar tapi Belum...
Potensi Besar tapi Belum Dikelola Maksimal, Ini Saran Legislator Partai Perindo untuk Pacu PAD Kabupaten Jayapura
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
IGA 2025, Wamendagri...
IGA 2025, Wamendagri Minta Daerah Gali PAD lewat Inovasi Tanpa Bebani Masyarakat
Kakorlantas Sebut Reformasi...
Kakorlantas Sebut Reformasi Tata Kelola Samsat Berdampak Peningkatan PAD.
Rekomendasi
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved