BPKH Bantu Korban Banjir dan Longsor di Kabupaten Luwu
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 12:56 WIB
loading...
Penyerahan secara simbolis bantuan untuk korban banjir dan longsor di Kabupaten Luwu. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Bantuan untuk korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Luwu terus mengalir. Kali ini datang dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Melalui Program Kemaslahatan, BPKH memberikan bantuan kurang lebih Rp400 juta untuk korban bencana alam. BPKH menggandeng dua mitra kemaslahatan, DT Peduli dan PPPA Daarul Qur’an (Daqu) untuk penyaluran bantuan ke masyarakat.
Baca juga:Bupati Luwu Utara Terima Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang dari IIFPG
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Anggota Badan Pelaksana Bidang Kesekretariatan Badan dan Kemaslahatan BPKH, Rahmat Hidayat disaksikan anggota DPR RI dari Komisi VIII, Samsu Niang.
Rahmat menyampaikan, upaya tanggap darurat ini sebagai wujud nyata BPKH hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, sehingga dapat meringankan beban yang dihadapi dengan tetap menjaga akuntabilitas dalam penyaluran bantuan.
"BPKH berusaha memberikan bantuan program kemaslahatan agar tepat pada sasaran akuntabel dan transparan dengan menggandeng mitra kemaslahatan di lapangan seperti PPPA Daqu dan DT Peduli, sehingga akuntabilitas bantuan yang disalurkan dapat dipertanggung jawabkan," kata Rahmat dalam siaran persnya, Sabtu (9/10).
"Bantuan kemaslahatan menjadi ladang amal jariyah jemaah haji Indonesia yang tak putus. Di mana sumber dana bantuan ini berasal dari nilai manfaat hasil pengelolaan Dana Abadi Umat yang hasilnya harus kembali lagi kepada umat," sambung Rahmat.
Melalui Program Kemaslahatan, BPKH memberikan bantuan kurang lebih Rp400 juta untuk korban bencana alam. BPKH menggandeng dua mitra kemaslahatan, DT Peduli dan PPPA Daarul Qur’an (Daqu) untuk penyaluran bantuan ke masyarakat.
Baca juga:Bupati Luwu Utara Terima Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang dari IIFPG
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Anggota Badan Pelaksana Bidang Kesekretariatan Badan dan Kemaslahatan BPKH, Rahmat Hidayat disaksikan anggota DPR RI dari Komisi VIII, Samsu Niang.
Rahmat menyampaikan, upaya tanggap darurat ini sebagai wujud nyata BPKH hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, sehingga dapat meringankan beban yang dihadapi dengan tetap menjaga akuntabilitas dalam penyaluran bantuan.
"BPKH berusaha memberikan bantuan program kemaslahatan agar tepat pada sasaran akuntabel dan transparan dengan menggandeng mitra kemaslahatan di lapangan seperti PPPA Daqu dan DT Peduli, sehingga akuntabilitas bantuan yang disalurkan dapat dipertanggung jawabkan," kata Rahmat dalam siaran persnya, Sabtu (9/10).
"Bantuan kemaslahatan menjadi ladang amal jariyah jemaah haji Indonesia yang tak putus. Di mana sumber dana bantuan ini berasal dari nilai manfaat hasil pengelolaan Dana Abadi Umat yang hasilnya harus kembali lagi kepada umat," sambung Rahmat.
Lihat Juga :