Mahasiswa UMI Wakili Sulawesi Tenggara di STQN 2021
Kamis, 07 Oktober 2021 - 12:50 WIB
loading...
Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI), Ahmad Fauzan
A
A
A
MAKASSAR - Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) , Ahmad Fauzan terpilih mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara pada Seleksi Tilawatil Quran Nasional (STQN) XXVI 2021.
Mahasiswa angkatan 2020 dari program studi Sastra Arab Fakultas Sastra (FS) UMI ini akan mengikuti STQN yang berlangsung pada 16-25 Oktober 2021 nanti di Maluku Utara.
Baca juga:Setelah Institusi, UMI Kejar Prodi Akreditasi Unggul
Dalam kegiatan bergengsi berkelas nasional yang dilangsungkan secara daring dan tatap muka terbatas ini, Ahmad Fauzan akan bersaing di lomba kategori penghafal Quran 30 Juz.
“Kegiatan ini membantu saya mengembangkan potensi, menambah pengetahuan dan pengalaman baru, menambah relasi, dan kebermanfaatan lainnya dan ini bisa jadi cerita masa depan bahwa pernah mengikut festival Quran nasional di masa pandemi ,” kata Fauzan dalam keterannya, Kamis (7/10).
Sebelum mewakili Provinsi Sulwesi Tenggara ke tingkat nasional, mahasiswa kelahiran Kolaka Sulawesi Tenggara, 25 Desember 2012 itu pernah menjadi pemenang lomba di tingkat kabupaten maupun provinsi Maluku Utara.
Baca juga:Dosen UMI Beri Pelatihan Siswa SMK Penerbangan Techno Terapan
"Awalnya saya mengikuti STQ tingkat Kabupaten Kolaka dan alhamdulillah saya mendapatkan juara 3 dalam golongan hafalan Quran 30 juz, dan kemudian STQ tingkat Kabupaten Muna alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk mengikuti lomba festival Quran tersebut,” kata dia.
Dalam kompetisi tingkat kabupaten tersebut, Ahmad Fauzan berhasil keluar sebagai pemenang. Ia akhirnya mewakili Kabupaten Muna ke tingkat provinsi untuk kategori lomba yang sama.
“Tidak ada berhenti syukurnya karena mendapatkan juara 1 dalam hafalan Quran 30 juz, dan saya berkesempatan lagi untuk mewakili Sulawesi Tenggara di ajang STQN,” tuturnya.
Baca juga:Wisudawan di UMI Diberi Opsi Hadir Langsung atau Lewat Daring
Ia juga mengungkapkan, prestasi ini merupakan kebanggaan tersendiri karena ia adalah mahasiswa UMI . Ia berterima kasih atas berbagai dukungan sivitas akademika UMI .
“Suatu kebanggaan tersendiri karena bisa menjadi salah satu mahasiswa UMI yang merupakan perguruan tinggi swasta terbesar di kawasan Timur Indonesia,” tutupnya.
Mahasiswa angkatan 2020 dari program studi Sastra Arab Fakultas Sastra (FS) UMI ini akan mengikuti STQN yang berlangsung pada 16-25 Oktober 2021 nanti di Maluku Utara.
Baca juga:Setelah Institusi, UMI Kejar Prodi Akreditasi Unggul
Dalam kegiatan bergengsi berkelas nasional yang dilangsungkan secara daring dan tatap muka terbatas ini, Ahmad Fauzan akan bersaing di lomba kategori penghafal Quran 30 Juz.
“Kegiatan ini membantu saya mengembangkan potensi, menambah pengetahuan dan pengalaman baru, menambah relasi, dan kebermanfaatan lainnya dan ini bisa jadi cerita masa depan bahwa pernah mengikut festival Quran nasional di masa pandemi ,” kata Fauzan dalam keterannya, Kamis (7/10).
Sebelum mewakili Provinsi Sulwesi Tenggara ke tingkat nasional, mahasiswa kelahiran Kolaka Sulawesi Tenggara, 25 Desember 2012 itu pernah menjadi pemenang lomba di tingkat kabupaten maupun provinsi Maluku Utara.
Baca juga:Dosen UMI Beri Pelatihan Siswa SMK Penerbangan Techno Terapan
"Awalnya saya mengikuti STQ tingkat Kabupaten Kolaka dan alhamdulillah saya mendapatkan juara 3 dalam golongan hafalan Quran 30 juz, dan kemudian STQ tingkat Kabupaten Muna alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk mengikuti lomba festival Quran tersebut,” kata dia.
Dalam kompetisi tingkat kabupaten tersebut, Ahmad Fauzan berhasil keluar sebagai pemenang. Ia akhirnya mewakili Kabupaten Muna ke tingkat provinsi untuk kategori lomba yang sama.
“Tidak ada berhenti syukurnya karena mendapatkan juara 1 dalam hafalan Quran 30 juz, dan saya berkesempatan lagi untuk mewakili Sulawesi Tenggara di ajang STQN,” tuturnya.
Baca juga:Wisudawan di UMI Diberi Opsi Hadir Langsung atau Lewat Daring
Ia juga mengungkapkan, prestasi ini merupakan kebanggaan tersendiri karena ia adalah mahasiswa UMI . Ia berterima kasih atas berbagai dukungan sivitas akademika UMI .
“Suatu kebanggaan tersendiri karena bisa menjadi salah satu mahasiswa UMI yang merupakan perguruan tinggi swasta terbesar di kawasan Timur Indonesia,” tutupnya.
(luq)
Lihat Juga :