Sejarah Balai Kota DKI Jakarta, Dulu Kantor Komisaris Tinggi Kerajaan Belanda

Sabtu, 02 Oktober 2021 - 05:00 WIB
loading...
Sejarah Balai Kota DKI...
Gedung Balai Kota DKI Jakarta. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Balai Kota DKI Jakarta merupakan gedung kuno dan bersejarah di Jalan Medan Merdeka Selatan No 8-9, Jakarta Pusat. Dulunya Kantor Komisaris Tinggi Kerajaan Belanda di Indonesia dan saat ini menjadi bagian penting dari gugus perkantoran di Pemprov DKI Jakarta karena di sinilah Gubernur DKI bersama stafnya berkantor.

Sebelum menempati gedung Balai Kota DKI di Medan Merdeka Selatan, pusat pemerintahan Kota Jakarta mengalami beberapa kali perpindahan tempat. Dikutip dari sudinpusarjakbar.go.id, Sabtu (2/10/2021), ketika Stad Batavia dibentuk pada 1905 kemudian berubah menjadi Gemeente Batavia, kantor pemerintahannya bertempat di Stadhuis yakni bangunan kuno abad XVIII di Stadhuisplein (sekarang Taman Fatahillah dan dikenal sebagai Museum Sejarah Jakarta).
Baca juga: Anies Jadi Inspektur, Begini Suasana Upacara HUT Ke 76 RI di Balai Kota DKI Jakarta

Pada 1913 kantor Gemeente Batavia beralih ke Tanah Abang West (sekarang Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat) dan pada 1919 kantor Gemeente Batavia pindah lagi ke Koningsplein Zuid (sekarang Medan Merdeka Selatan No 9).
Sejarah Balai Kota DKI Jakarta, Dulu Kantor Komisaris Tinggi Kerajaan Belanda

Sejarah Balai Kota DKI Jakarta. Foto: sudinpusarjakbar.go.id

Pada masa Jepang antara tahun 1942 dan 1945, nama Gemeente Batavia diubah menjadi Djakarta Tokubetsu Shi dan tetap menempati kantor Koningsplein Zui No 9. Kemudian diubah menjadi Gambir Selatan, setelah Indonesia Merdeka pun kantor pemerintahan kota Jakarta tidak pindah hanya nama pemerintahan diubah menjadi Pemerintahan Nasional Kota Djakarta dan kantornya disebut Balai Agung Pemerintahan Nasional Kota Djakarta dengan wali kota pertama Soewirjo.

Pada 9 Maret 1948 Belanda membentuk pemerintahan Pre Federal yang menjadikan Jakarta sebagai ibu kota negara dan berada langsung di bawah Pemerintahan Federal. Nama pemerintahan Kota Jakarta diubah menjadi Stadgemeente Djakarta. Sejak 31 Maret 1950 kota Jakarta berkedudukan sebagai Kotapraja Djakarta dan Soewirjo diangkat kembali sebagai wali kota dan pada 1950 nama Gambir Selatan diubah menjadi Medan Merdeka Selatan.
Baca juga: 100 Personel Pemadam Dikerahkan ke Balai Kota DKI untuk Penyemprotan Disinfektan

Pada 1954, masa jabatan Wali Kota Sudiro terjadi pengembangan pertama kantor Pemerintahan Kotapraja Djakarta untuk menampung perluasan kegiatan layanan masyarakat. Wali Kota Sudiro menggunakan gedung Medan Merdeka Selatan 8 sebagai kantor bersama-sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gotong Rojong.

Pada 1960 yakni pada masa jabatan Soemarno, Kota Jakarta memperoleh kedudukan istimewa menjadi setingkat dengan Daerah Swantantra Tingkat I. Nama Pemerintah Kotapraja Djakarta Raja diubah menjadi Pemerintah Daerah Chusus Ibukota (DCI) Djakarta dan kepala pemerintahannya adalah seorang Gubernur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
Pramono Anung Resmikan...
Pramono Anung Resmikan Mayapada Hospital Jakarta Timur, Fokus Layani Ibu dan Anak
KJP Plus Tahap 1 2026...
KJP Plus Tahap 1 2026 Sudah Cair, Cek Rincian Dana yang Diterima Siswa
Rekomendasi
Sahroni: Komisi III...
Sahroni: Komisi III Awasi Langsung Penggeledahan Kasus Febrie sebagai Bentuk Transparansi Hukum
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Perjalanan Inggris dan...
Perjalanan Inggris dan Argentina: 13 vs 17 Gol, Siapa yang Menang?
Berita Terkini
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
Kapolsek Jagakarsa:...
Kapolsek Jagakarsa: Ancaman Bom di SDN Jaksel Dikirim lewat WhatsApp saat Upacara
Ancaman Teror Bom Gegerkan...
Ancaman Teror Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15 saat MPLS, Siswa Dievakuasi
Kebakaran Landa Permukiman...
Kebakaran Landa Permukiman Warga di Pulogadung, 3 Orang Tewas dan 1 Luka
Tutup Kaderisasi Nasional...
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved