Pabrik Pil Koplo Terbesar di Indonesia Ternyata 2 Tahun Beroperasi di Jogja
Senin, 27 September 2021 - 17:32 WIB
loading...
Polisi menggerebek bangunan di Sonopakis, Kasihan, Bantul, Jogja ini yang merupakan pabrik pil koplo terbesar di Indonesia. Foto/iNews TV/Trisna Purwoko
A
A
A
YOGYAKARTA - Bareskrim Polri bersama Polda DIY menggerebek pabrik pil koplo atau psikotropika di Jogja. Pabrik yang terletak di Sonopakis, Kasihan, Bantul, Jogja ini merupakan terbesar di Indonesia.
Hal itu terungkap dari jumlah bahan dan mesin produksi yang ditemukan. Pabrik pil koplo ini sudah beroperasi sejak dua tahun lalu dan mendistribusikan hasil produksinya ke sejumlah daerah, di antaranya Jawa Barat, DKI, DIY, Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri saat penggerebekan menemukan berbagai jenis bahan kimia yang menjadi prekursor obat, mesin mesin produksi, dan campuran adonan yang siap diolah menjadi obat.
Baca juga: Miris! Jadi Korban PHK, Sarjana Ekonomi di Mojokerto Edarkan Ekstasi di Pil Koplo
Polisi juga menemukan sejumlah obat keras seperti hexymer, trihex, dmp, double L, irghapan 200 mg yang sudah dipacking dan siap kirim.
Dirtipidnarkoba Polri, Brigjen Pol Kresno H Siregar menjelaskan, terbongkarnya pabrik obat terlarang di Jogja ini berawal dari pengungkapan kasus narkoba di sejumlah daerah, dengan barang bukti lebih dari 5 juta butir pil dari golongan obat keras yang diduga berasal dari Jogja.
Hal itu terungkap dari jumlah bahan dan mesin produksi yang ditemukan. Pabrik pil koplo ini sudah beroperasi sejak dua tahun lalu dan mendistribusikan hasil produksinya ke sejumlah daerah, di antaranya Jawa Barat, DKI, DIY, Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri saat penggerebekan menemukan berbagai jenis bahan kimia yang menjadi prekursor obat, mesin mesin produksi, dan campuran adonan yang siap diolah menjadi obat.
Baca juga: Miris! Jadi Korban PHK, Sarjana Ekonomi di Mojokerto Edarkan Ekstasi di Pil Koplo
Polisi juga menemukan sejumlah obat keras seperti hexymer, trihex, dmp, double L, irghapan 200 mg yang sudah dipacking dan siap kirim.
Dirtipidnarkoba Polri, Brigjen Pol Kresno H Siregar menjelaskan, terbongkarnya pabrik obat terlarang di Jogja ini berawal dari pengungkapan kasus narkoba di sejumlah daerah, dengan barang bukti lebih dari 5 juta butir pil dari golongan obat keras yang diduga berasal dari Jogja.
Lihat Juga :