Warga Kabupaten Bogor Sulit Dapat Layanan Kesehatan, Berharap Puncak 2 segera Dibangun
Minggu, 26 September 2021 - 14:03 WIB
loading...
Bupati Bogor Ade Yasin. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
BOGOR - Warga Kabupaten Bogor , Jawa Barat sangat menantikan Jalur Puncak 2 . Dengan adanya jalur tersebut, diharapkan mempermudah akses warga dan menggerakkan perekonomian .
Seperti yang dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di wilayah Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Desa ini merupakan salah satu desa terluar yang ada di Kabupaten Bogor karena berbatasan dengan Kabupaten Cianjur. Baca juga: Tinjau Perbatasan Kabupaten Bogor-Cianjur, Ade Yasin: Ikhtiar Realisasikan Jalur Puncak 2
Kepala Desa Wargajaya Ooy Tamami mengatakan, masyarakat di desanya kerap mengalami kesulitan apabila membutuhkan layanan rumah sakit. Tidak jarang masyarakat lebih memilih rumah sakit yang berada di Kabupaten Cianjur karena lebih dekat.
"Kalau ke rumah sakit kebanyakan ke wilayah Cianjur RS Cimacan. Kalau ke Kabupaten Bogor ada di Jonggol RSUD Cileungsi, tapi yang terdekat Cimacan," kata Ooy kepada MNC Portal, Sabtu (25/9/2021).
Bila ke rumah sakit di Cianjur ditempuh perjalanan sekitar 1 jam. Sedangkan, ke wilayah Kabupaten Bogor harus menempuh jarak lebih jauh sekitar 2 jam.
"Kalau ke Jonggol kurang lebih 2 jam, kalau ke sini (Cianjur) 1 jam. Alhamdulillah, untuk kendaraan kami pakai mobil siaga desa. Tapi ini tidak tertampung. Makanya selain daripada itu, mudah-mudahan (kendaraan) bisa ditambahkan lagi," kata Ooy.
Karena itu, dia berharap kepada pemerintah daerah maupun pusat untuk merealisasikan Jalur Puncak 2. Tidak hanya untuk perekonomian, jalur tersebut juga mampu membantu akses warga sekitar.
Seperti yang dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di wilayah Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Desa ini merupakan salah satu desa terluar yang ada di Kabupaten Bogor karena berbatasan dengan Kabupaten Cianjur. Baca juga: Tinjau Perbatasan Kabupaten Bogor-Cianjur, Ade Yasin: Ikhtiar Realisasikan Jalur Puncak 2
Kepala Desa Wargajaya Ooy Tamami mengatakan, masyarakat di desanya kerap mengalami kesulitan apabila membutuhkan layanan rumah sakit. Tidak jarang masyarakat lebih memilih rumah sakit yang berada di Kabupaten Cianjur karena lebih dekat.
"Kalau ke rumah sakit kebanyakan ke wilayah Cianjur RS Cimacan. Kalau ke Kabupaten Bogor ada di Jonggol RSUD Cileungsi, tapi yang terdekat Cimacan," kata Ooy kepada MNC Portal, Sabtu (25/9/2021).
Bila ke rumah sakit di Cianjur ditempuh perjalanan sekitar 1 jam. Sedangkan, ke wilayah Kabupaten Bogor harus menempuh jarak lebih jauh sekitar 2 jam.
"Kalau ke Jonggol kurang lebih 2 jam, kalau ke sini (Cianjur) 1 jam. Alhamdulillah, untuk kendaraan kami pakai mobil siaga desa. Tapi ini tidak tertampung. Makanya selain daripada itu, mudah-mudahan (kendaraan) bisa ditambahkan lagi," kata Ooy.
Karena itu, dia berharap kepada pemerintah daerah maupun pusat untuk merealisasikan Jalur Puncak 2. Tidak hanya untuk perekonomian, jalur tersebut juga mampu membantu akses warga sekitar.
Lihat Juga :