Beda Gaya Ahok dan Anies ketika Dipanggil KPK

Selasa, 21 September 2021 - 12:50 WIB
loading...
Beda Gaya Ahok dan Anies...
Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sama-sama pernah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ). Keduanya menampilkan gaya dan penampilan yang berbeda.

Pada tahun 2016, Ahok diperiksa terkait dugaan kasus pengadaan lahan Rumah Sakit Sumber Waras. Pemeriksaan berlangsung selama 12 jam. Pertanyaan yang diajukan penyidik KPK seputar dugaan kerugian negara sebesar Rp191 miliar akibat pembelian lahan RS Sumber Waras.
Baca juga: Ahok Punya Anak Lagi, Puput Lahirkan Putri Kedua

Saat pemanggilan di kantor KPK, Ahok mengenakan batik cokelat dan celana hitam. Dia tampak rileks dengan menebar senyuman khas. Dia mengapresiasi atas pemanggilan KPK agar dirinya tak melulu dijadikan kambing hitam. "Makanya saya terima kasih sama KPK. Saya terima kasih bapak-ibu panggil saya. Kalau enggak dipanggil saya, jadi liar di luar seolah-olah saya bersalah," ujar Ahok saat itu.

KPK mulai menyelidiki kasus ini pada 20 Agustus 2015. Kasus tersebut pertama kali mencuat dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jakarta atas laporan keuangan Pemprov DKI pada 2014 yang menyatakan ada kerugian negara atas pembelian lahan RS Sumber Waras.
Beda Gaya Ahok dan Anies ketika Dipanggil KPK

Ahok diperiksa KPK terkait dugaan kasus pengadaan lahan Rumah Sakit Sumber Waras pada 2016. Foto: Dok SINDOnews

BPK Jakarta menganggap prosedur pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras dapat menimbulkan kerugian. Pasalnya, saat itu harga nilai jual obyek pajak (NJOP) di daerah tersebut masih memakai NJOP lama. Namun, Pemprov DKI membeli dengan NJOP yang baru dikeluarkan setelah pembelian dilakukan.

Namun, menurut Ahok, tudingan pembelian RS Sumber Waras merugikan negara tidak beralasan. Apabila kerugian negara diakibatkan NJOP, Ahok mengatakan, kewenangan NJOP bukan berada di tangannya. Untuk penentuan zona ada di Kementerian Dalam Negeri sementara untuk harga ditentukan oleh staf ahli. "Bukan kami lho. Bukan kami panggil, eh tolong ya yang merah sekian. Itu ada hitung-hitungannya," kata Ahok.

Sementara, Anies baru saja diperiksa KPK hari ini, Selasa (21/9/2021) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur pada 2019.
Baca juga: Anies Penuhi Panggilan KPK, Berharap Keterangannya Dapat Tuntaskan Kasus Korupsi Munjul
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Rekomendasi
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved