Antisipasi Banjir, Pemkot Jakbar Tambah Kapasitas Saluran Penghubung di Duri Kepa

Senin, 20 September 2021 - 16:49 WIB
loading...
Antisipasi Banjir, Pemkot...
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat menambah kapasitas saluran penghubung (PHB) di kawasan Duri Kepa. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat menambah kapasitas saluran penghubung (PHB) di kawasan Duri Kepa, Jakarta Barat. Hal itu guna mengantisipasi banjir saat datang musim penghujan .

"Duri Kepa jadi salah satu wilayah yang kami perhatikan karena rawan banjir," kata Kepala Suku Dinas Sumbar Daya Air (SDA) Jakarta Barat Purwanti saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (20/9/2021).

Purwanti berharap, dengan ditambahnya kapasitas saluran air di kawasan itu, dapat berfungsi secara maksimal mengalirkan air yang menggenangi kawasan permukiman. Baca juga: Banjir Jakarta Timur-Bekasi Belum Teratasi, 3 Kota Ini Kompak Pertanyakan Kinerja Kementerian PUPR

Berdasarkan data yang diberikan Sudin SDA Jakarta Barat, tercatat ada tiga PHB kapasitas daya tampungnya diperbesar. Tiga penambahan PHB itu terletak di kawasan Cosmos, Kebon Raya dan Taman Ratu.

"PHB Kebun Raya bertambah kapasitas dengan volume 479,99 m3, Taman Ratu dengan volume 355 m3 dan kawasan Cosmos volumenya 250 m3," kata Purwanti.

Untuk penambahan kapasitas PHB di Kebon Raya, lanjut Purwanti, saat ini sudah rampung. Sementara, untuk dua PHB lainnya masih dalam proses pengerjaan.

"Untuk pengerukan di PHB Taman Ratu sedang menunggu alat berat dan pengerukan di PHB Cosmos sedang dalam pengerjaan," kata dia.

Tidak hanya PHB, petugas juga menambah dua saluran air baru untuk mempercepat surutnya banjir yang menggenangi permukiman. Dua saluran air yang dimaksud terletak di Jalan Mangga 14 dan Jalan Mangga Raya. "Keduanya sudah diselesaikan petugas," kata dia.

Sebelumnya, pemerintah memfokuskan penanganan banjir di lima lokasi prioritas, yakni Rawa Buaya, Jelambar, Green Garden, Duri Mepa dan Semanan (rawan genangan)

Lima titik tersebut merupakan wilayah yang mengalami banjir terparah pada musim hujan beberapa waktu lalu. Baca juga: Didampingi Anies dan Basuki, Luhut: Penanganan Banjir Jakarta Memerlukan Integrasi

Pembenahan itu terdiri dari penambahan kolam embung, perbaikan saluran air yang tersumbat, dan pengadaan pompa air di beberapa titik.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pipa dan Fitting PVC...
Pipa dan Fitting PVC Vinilon Raih Sertifikasi Anti Jamur dari IAPMO Group Indonesia
Hujan Deras Intai Indonesia...
Hujan Deras Intai Indonesia hingga Sepekan ke Depan, BNPB: Minta Masyarat Waspada
Perbaikan Drainase di...
Perbaikan Drainase di Jalan Raya Fatmawati
Rekomendasi
Dipercaya 23,3 Juta...
Dipercaya 23,3 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro, PNM Ungkap Pentingnya Integritas
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Berita Terkini
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Helaran Mapag Pajajaran...
Helaran Mapag Pajajaran Anyar, Cetak Rekor Muri 2000 Pemain Karinding
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
BMKG Perkirakan Fenomena...
BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved