Pensiun 2023, Kepsek SMKN 5 Tangerang Nurhali: Mau Istirahat Saja
Kamis, 16 September 2021 - 12:02 WIB
loading...
Kepala sekolah (kepsek) SMKN 5 Tangerang, Nurhali. Foto: Dok smkn5tangerangkota.sch.id
A
A
A
TANGERANG - Nurhali, Kepala Sekolah ( Kepsek ) SMKN 5 Tangerang yang memiliki harta Rp1,6 triliun setelah pensiun dari jabatannya akan beristirahat. Karena, dua tahun lagi atau tepatnya pada 1 April 2023, Nurhali yang masuk daftar orang terkaya dari KPK ini bakal memasuki masa pensiun.
"Mau istirahat saja, masa kerja lagi," kata Nurhali saat ditemui di kantornya, SMKN 5 Kota Tangerang, beberapa waktu lalu. Baca juga: Hartanya Capai Rp1,6 Triliun, Nurhali: Itu Punya Istri Saya
Nurhali juga mengaku, kalau harta yang setiap tahun dilaporkannya itu ke Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) KPK bukan miliknya. Tetapi, kata dia, harta itu merupakan peninggalan dari mertuanya atau orang tua dari istrinya.
“Bukan punya saya, itu warisan dari orang tua istri saya. Karena tidak ada ahli waris lain, jadi diturunkan ke istri saya," bebernya.
Nurhali menyebutkan, tanah tersebut sudah dimiliki oleh mertuanya sejak tahun 1970. Saat ini kedua mertuanya sudah meninggal dunia.
Ditanya pekerjaan mertuanya, Nurhali mengatakan semasa hidup mereka hanya pedagang biasa. Terkait nilai harta yang dimiliki, kemungkinan karena adanya kenaikan harga tanah setiap tahun.
"Mertua dulu pedagang biasa, memang tanahnya sudah ada lama, sudah puluhan tahun lalu," jelasnya. Baca juga: Kepsek SMKN 5 Tangerang Nurhali Punya Harta Rp1,6 Triliun, Begini Reaksi KPK
"Mau istirahat saja, masa kerja lagi," kata Nurhali saat ditemui di kantornya, SMKN 5 Kota Tangerang, beberapa waktu lalu. Baca juga: Hartanya Capai Rp1,6 Triliun, Nurhali: Itu Punya Istri Saya
Nurhali juga mengaku, kalau harta yang setiap tahun dilaporkannya itu ke Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) KPK bukan miliknya. Tetapi, kata dia, harta itu merupakan peninggalan dari mertuanya atau orang tua dari istrinya.
“Bukan punya saya, itu warisan dari orang tua istri saya. Karena tidak ada ahli waris lain, jadi diturunkan ke istri saya," bebernya.
Nurhali menyebutkan, tanah tersebut sudah dimiliki oleh mertuanya sejak tahun 1970. Saat ini kedua mertuanya sudah meninggal dunia.
Ditanya pekerjaan mertuanya, Nurhali mengatakan semasa hidup mereka hanya pedagang biasa. Terkait nilai harta yang dimiliki, kemungkinan karena adanya kenaikan harga tanah setiap tahun.
"Mertua dulu pedagang biasa, memang tanahnya sudah ada lama, sudah puluhan tahun lalu," jelasnya. Baca juga: Kepsek SMKN 5 Tangerang Nurhali Punya Harta Rp1,6 Triliun, Begini Reaksi KPK
Lihat Juga :