Belasan PSK Pinggir Jalan Cikarang Kocar-kacir Dirazia Satpol PP Bekasi

Jum'at, 10 September 2021 - 15:39 WIB
loading...
Belasan PSK Pinggir...
PSK yang mangkal di Cikarang dan Kedungwaringin diamankan oleh Satpol PP Kabupaten Bekasi, Kamis (9/9/2021) malam. Foto: Satpol PP Kabupaten Bekasi
A A A
BEKASI - Sejumlah pekerja seks komersial (PSK) yang mangkal di warung remang-remang kawasan Cikarang dan Kedungwaringin kocar-kacir saat dirazia Satpol PP Kabupaten Bekasi. Mereka kabur ke parit hingga areal pertanian warga. Hasilnya 9 wanita penghibur diamankan petugas.

Sedangkan, belasan wanita lainnya berhasil melarikan diri dalam razia yang dilakukan petugas pada Kamis (9/9/2021) malam. ”Kami amankan 9 wanita yang diduga PSK dari wilayah Cikarang dan Kedungwaringin. Sedangkan di wilayah Sukatani berhasil melarikan diri,” ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi Dodo Hendra Rosika, Jumat (10/9/2021).
Baca juga: 4 ABG Pekerja Seks Komersial, Ternyata Disewa Seorang Pengusaha

Saat petugas Satpol PP tiba di lokasi, para PSK yang sedang menunggu pria hidung belang melarikan diri ke semak-semak atau kebun yang tidak jauh dari lokasi. ”Kita temukan barang bukti berupa kondom dan tisu magic,” katanya.

PSK yang diamankan kemudian dibawa petugas dari Dinas Sosial ke Panti Rehabilitasi di Sukabumi. Sebelum dibawa ke panti rehabilitasi, wanita malam tersebut didata terlebih dahulu.

Berdasarkan pengakuan salah satu PSK, mereka kerap melayani pria hidung belang di warung remang-remang di sepanjang pinggiran jalan dari Kecamatan Cikarang hingga Kedungwaringin. ”Awalnya mereka mengaku bukan PSK, setelah didesak akhir mereka mengakuinya. Ada juga yang datang mengaku suaminya,” ujar Dodo.
Baca juga: Pria Malawi Tewas setelah 'Orgasme Ekstrem' dengan Pekerja Seks

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bekasi Deny Mulyadi menambahkan, penertiban PSK dan warung remang-remang rutin dilakukan petugas setiap pekannya. Hanya saja waktunya tidak bisa ditentukan agar tidak bocor dan dilakukan secara spontan.

Mayoritas wanita malam yang diamankan berusia sekitar 18-40 tahun dan bukan warga Bekasi. Kebanyakan mereka berkedok sebagai terapis panti pijat dan ada juga yang langsung menjajakan diri di jalan dengan cara menyetop mobil.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Panggil Kepala Satpol...
KPK Panggil Kepala Satpol PP Cilacap terkait Kasus Pemerasan Bupati Syamsul Aulia Rachman
Kemendagri Canangkan...
Kemendagri Canangkan Satpol PP sebagai Pelopor Gerakan Indonesia Asri
HUT Satpol PP dan Satlinmas...
HUT Satpol PP dan Satlinmas 2026 Momentum Penegasan Peran Trantibumlinmas
Rekomendasi
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Haji Bolot Sempat Tolak...
Haji Bolot Sempat Tolak Pakai Kursi Roda Meski Alami Sesak Napas Hebat
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Berita Terkini
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved