Buntut Kebakaran Lapas Tangerang, LPKA Maros Benahi Kelistrikan
Kamis, 09 September 2021 - 21:13 WIB
loading...
Ilustrasi. Foto: Istimewa
A
A
A
MAROS - Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Maros melakukan pembenahan instalasi listrik di sejumlah ruangan. Langkah ini dilakukan merespons kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas I Tangerang.
Kepala LPKA Maros , Tubagus Chaidir mengatakan, pihaknya terlebih dahulu memeriksa kondisi ruang tahanan, mulai dari instalasi listrik, peralatan elektronik, alat pemadam, hingga kebersihan agar berfungsi dengan baik.
Baca juga:Hasil Olah TKP, Api yang Hanguskan Lapas Tangerang Bersumber dari Plafon
"Kami sudah memeriksa kondisi ruangan tahanan. Agar sesuai kelayakan dan fungsinya," katanya.
Dia melanjutkan, untuk memastikan kondisi kelistrikan di LPKA yang menampung 300 warga binaan ini, pihakLapas mendatangkan teknisi PLN Rayon Maros.
"Hari ini kami mendatangkan teknisi PLN Rayon Maros. Hal ini dilakukan demi melakukan pemeriksaan terhadap jaringan kelistrikan gedung LPKA Kelas II Maros . Pemeriksaan dimulai dari sumber kelistrikan di gedung utama hingga jaringan kelistrikan di blok hunian warga binaan," jelasnya.
Baca juga:Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Mulai Berdatangan ke RS Polri, Tangis Haru Pecah
Dari hasil pemeriksaan kata Tubagus, jaringan kelistrikan dianggap sudah tertata baik. Hanya saja perlu sedikit perbaikan. Pasalnya ditemukan ada beberapa kabel yang sudah tua dan tidak terpakai.
"Selanjutnya terhadap temuan tersebut akan segera dilakukan penertiban dan perbaikan jaringan kelistrikan tesebut," ujarnya.
Tak hanya itu saja kata Tubagus, ia juga telah berkoordinasi khusus ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait masalah penanganan bencana kebakaran. Koordinasi ini kata dia menindaklanjuti peristiwa kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang.
Baca juga:Jenazah Korban Kebakaran Lapas 1A Tangerang Tiba di RS Polri
"Kita juga melakukan koordinasi terkait sosialisasi penanggulangan kebakaran di lingkungan LPKA Maros . Rencananya sosialisasi ini akan dilaksanakan besok (10/9)," terangnya
Sekadar diketahui, kebakaran menghanguskan Blok C2 Lapas Kelas I Tangerang pada Rabu (8/9/2021) dini hari. Kebakaran menyebabkan 44 orang meninggal dunia. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan hubungan arus pendek listrik.
Kepala LPKA Maros , Tubagus Chaidir mengatakan, pihaknya terlebih dahulu memeriksa kondisi ruang tahanan, mulai dari instalasi listrik, peralatan elektronik, alat pemadam, hingga kebersihan agar berfungsi dengan baik.
Baca juga:Hasil Olah TKP, Api yang Hanguskan Lapas Tangerang Bersumber dari Plafon
"Kami sudah memeriksa kondisi ruangan tahanan. Agar sesuai kelayakan dan fungsinya," katanya.
Dia melanjutkan, untuk memastikan kondisi kelistrikan di LPKA yang menampung 300 warga binaan ini, pihakLapas mendatangkan teknisi PLN Rayon Maros.
"Hari ini kami mendatangkan teknisi PLN Rayon Maros. Hal ini dilakukan demi melakukan pemeriksaan terhadap jaringan kelistrikan gedung LPKA Kelas II Maros . Pemeriksaan dimulai dari sumber kelistrikan di gedung utama hingga jaringan kelistrikan di blok hunian warga binaan," jelasnya.
Baca juga:Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Mulai Berdatangan ke RS Polri, Tangis Haru Pecah
Dari hasil pemeriksaan kata Tubagus, jaringan kelistrikan dianggap sudah tertata baik. Hanya saja perlu sedikit perbaikan. Pasalnya ditemukan ada beberapa kabel yang sudah tua dan tidak terpakai.
"Selanjutnya terhadap temuan tersebut akan segera dilakukan penertiban dan perbaikan jaringan kelistrikan tesebut," ujarnya.
Tak hanya itu saja kata Tubagus, ia juga telah berkoordinasi khusus ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait masalah penanganan bencana kebakaran. Koordinasi ini kata dia menindaklanjuti peristiwa kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang.
Baca juga:Jenazah Korban Kebakaran Lapas 1A Tangerang Tiba di RS Polri
"Kita juga melakukan koordinasi terkait sosialisasi penanggulangan kebakaran di lingkungan LPKA Maros . Rencananya sosialisasi ini akan dilaksanakan besok (10/9)," terangnya
Sekadar diketahui, kebakaran menghanguskan Blok C2 Lapas Kelas I Tangerang pada Rabu (8/9/2021) dini hari. Kebakaran menyebabkan 44 orang meninggal dunia. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan hubungan arus pendek listrik.
(luq)
Lihat Juga :