Pemprov Siapkan Kuota 3.817 Kursi Bagi Anak Tenaga Kesehatan Covid-19
Minggu, 31 Mei 2020 - 10:23 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
SURABAYA - Pemprov Jatim dalam seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA-SMK PK-PLK Negeri tahun ajaran 2020/2021 pada 8 Juni 2020 mendatang, akan memberi kuota khusus bagi anak tenaga kesehatan (nakes) yang menangani pasien Covid-19.
"Kami siapkan kuota sebesar 1 persen bagi putra putri tenaga kesehatan sampai dengan sopir ambulans, yang telah mendedikasikan diri untuk penanganan pasien Covid-19. Mereka adalah garda terdepan kita dalam melawan Covid-19," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Minggu (31/5/2020).
Jumlah kuota PPDB tahun ini ada sebanyak 381.752 siswa. Untuk menampung anak nakes disiapkan 1 persen dari seluruh kuota yang ada. Maka total kuota yang disediakan untuk anak nakes yang menangani Covid-19 ada sebanyak 3.817 siswa. Kuota tersebut tersebar 1.542 SMA Negeri dan juga 2.081 SMK Negeri.
Hitungan tersebut didapatkan setelah melakukan kalkulasi. Sebagaimana diketahui, jumah sakit rujukan Covid-19 di Jatim ada sebanyak 99 rumah sakit. Sedangkan jumlah nakes yang menangani langsung pasien Covid-19 per rumah sakit rata-rata ada sebanyak 10 hingga 40 orang.
Jika diambil angka maksimalnya dimana per rumah sakit ada sebanyak 40 orang yang terlibat langsung dalam penanganan Covid-19, artinya ada sebanyak 3.960 orang tenaga kesehatan yang akan mendapatkan apresiasi ini.
"Kami siapkan kuota sebesar 1 persen bagi putra putri tenaga kesehatan sampai dengan sopir ambulans, yang telah mendedikasikan diri untuk penanganan pasien Covid-19. Mereka adalah garda terdepan kita dalam melawan Covid-19," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Minggu (31/5/2020).
Jumlah kuota PPDB tahun ini ada sebanyak 381.752 siswa. Untuk menampung anak nakes disiapkan 1 persen dari seluruh kuota yang ada. Maka total kuota yang disediakan untuk anak nakes yang menangani Covid-19 ada sebanyak 3.817 siswa. Kuota tersebut tersebar 1.542 SMA Negeri dan juga 2.081 SMK Negeri.
Hitungan tersebut didapatkan setelah melakukan kalkulasi. Sebagaimana diketahui, jumah sakit rujukan Covid-19 di Jatim ada sebanyak 99 rumah sakit. Sedangkan jumlah nakes yang menangani langsung pasien Covid-19 per rumah sakit rata-rata ada sebanyak 10 hingga 40 orang.
Jika diambil angka maksimalnya dimana per rumah sakit ada sebanyak 40 orang yang terlibat langsung dalam penanganan Covid-19, artinya ada sebanyak 3.960 orang tenaga kesehatan yang akan mendapatkan apresiasi ini.
Lihat Juga :