Kasus Covid-19 di Jakarta Melandai, Pemakaman Jenazah di TPU Bambu Apus Turun Drastis

Sabtu, 04 September 2021 - 14:31 WIB
loading...
Kasus Covid-19 di Jakarta...
Pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jakarta Timur, mengalami penurunan signifikan seiring melandainya kasus Covid-19 di Jakarta.Foto/SINDOnews/Okto Rizki Alpino
A A A
JAKARTA - Pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jakarta Timur, mengalami penurunan signifikan. Dalam sehari saat ini hanya ada 2 hingga 4 jenazah saja yang dimakamkan.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) TPU Bambu Apus , Koko mengatakan, biasanya saat terjadi lonjakan kasus TPU Bambu Apus selalu kedatangan 40 hingga 50 jenazah Covid-19. "Sekitar 2 sampai 4 (jenazah Covid-19) per hari, kalau awal dulu bisa di atas 40 sampai dengam 50 pemakaman," ujarnya saat dikonfirmasi di Bambu Apus, Jakarta Timur, Sabtu (4/9/2021).

Menurutnya, jumlah terbanyak dalam memakamkan jenazah Covid-19 terjadi pada bulan Februari 2021. Itu terjadi lantaran kasus aktif di Jakarta kala itu melonjak tajam.

"Bulan Februari 2021, nah di bulan Agustus 2021 mulai melandai tuh, jadi sekitar 2 sampai 4 Jenazah Covid-19 yang dimakamkan di TPU Bambu Apus," ujarnya. Baca: Anies: Capaian Vaksin di Jakarta Sudah 118%, Masih Ada 2,7 Juta Jiwa yang Belum Divaksin

Sebelumnya dikabarkan, hingga kini sebanyak 1.843 jenazah pasien Covid-19 telah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Baca: Anies: Capaian Vaksin di Jakarta Sudah 118%, Masih Ada 2,7 Juta Jiwa yang Belum Divaksin

Jumlah tersebut merupakan total keseluruhan sejak dibukanya TPU Bambu Apus sebagai pemakaman jenazah pasien Covid-19 pada 22 Januari 2021 lalu. "Sampai saat ini, sebanyak 1.843 jenazah (pasien) Covid-19 telah dimakamkan," katanya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Tekuk Irak 4-1, Erling Haaland Cetak Brace
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Berita Terkini
5 Titik Demo di Jakarta...
5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini, Bundaran HI hingga Gedung DPR
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved