Temui Anggota Dewan, SMAN 6 Jelaskan Soal Pengurusan PIP-KIP Siswa Tak Mampu

Jum'at, 03 September 2021 - 15:38 WIB
loading...
Temui Anggota Dewan,...
SMAN 6 Kota Tangsel memastikan telah membantu proses pengusulan PIP bagi anak juru parkir berinisial MF (16). Foto: MPI/Hambali
A A A
TANGERANG SELATAN - Pihak SMAN 6 Kota Tangerang Selatan ( Tangsel ) memastikan telah membantu proses pengusulan Program Indonesia Pintar ( PIP ) bagi anak juru parkir berinisial MF (16). Gantina (35) dan Reni Jaya (36) selaku orang tua MF, kini bisa bernapas lega.

Keduanya mendapat kepastian dari sekolah, bahwa proses pengusulan PIP sang anak ternyata telah dikerjakan operator. Kepala Sekolah SMAN 6, Neng Nurhemah, menjelaskan, pengurusan PIP bagi MF telah dilakukan sejak bulan April lalu. Disebutkan, ada ratusan nama siswa yang didata sekolah untuk diusulkan. Baca juga: Nestapa Anak Juru Parkir, Sulit Urus KIP-PIP hingga Tak Mampu Beli Buku di SMAN 6 Tangsel

"Bagi siswa tersebut sudah kami bantu prosesnya. Tapi memang kami pihak sekolah hanya bisa mengusulkan, karena yang menentukan nanti dari pusat (kementerian)," katanya dalam pertemuan dengan anggota DPRD, Jumat (3/9/2021).

Nurhemah juga memaparkan, pihak sekolah sebenarnya telah memiliki tim untuk mengusulkan siswa-siswi penerima PIP-KIP. Dari mulai penjaringan, mewawancarai orang tua, hingga bimbingan setelah masuk dalam program.

"Yang pertama ada Ibu Vina, beliau adalah operator Dapodik, yang tahu persis kapan turun-naik periode dan lainnya terkait PIP. Lalu ini ada Ibu Rasma, guru BK kami yang mengelola PIP dari mulai pendaftaran siswa, wawancara, bertemu orang tua, sampai beliau yang menilai layak atau tidak nama itu diajukan," bebernya.

"Berikutnya adalah Bu Rina, beliau adalah kordinator BK. Beliau yang selama ini mengorganize PIP dan lain-lain terkait bimbingan, guidance dan konseling," sambung dia.

Mendengar penjelasan itu, Reni Jaya yang hadir dalam pertemuan mengucap banyak terimakasih pada pihak sekolah. Dia mengakui, minimnya informasi jadi kendala utama dalam pengurusan PIP anaknya.

Baca juga: Kartu Indonesia Pintar PTK Boleh Diberikan ke Mahasiswa Terdampak Covid-19

"Saya berterimakasih banyak ke sekolah, Bu Kepala Sekolah dan guru-guru yang lain. Sekarang saya jadi paham prosesnya seperti apa, sudah ada titik terang. Kalau kemarin-kemarin saya nggak ngerti, nggak dapat informasi lengkap soal itu," terangnya.

Anggota Komisi 2 DPRD Tangsel yang hadir dalam pertemuan, Alexander Prabu dan Christian, menyoroti minimnya kuota siswa yang ditampung pemerintah pusat dalam PIP. Padahal menurut mereka, anggaran yang tersedia cukup besar.

"Kita lihat kuota yang diberikan negara dari pengajuan di sekolah ini sebanyak 200 lebih dan yang disetujui hanya 5 orang. Itu kan kecil sekali. Yang kami tahu pembayarannya pun terhambat. Kan anggarannya itu 20 persen, kok cuma sedikit, sisanya kemana lagi," kata Alexander.

Dia pun meminta agar pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan menambah jumlah penerima PIP dan KIP di sekolah-sekolah yang ada di Kota Tangsel.

"Kami mendesak Kemendikbud untuk turun dan cek ke lapangan. Banyak masyarakat Tangsel yang membutuhkan KIP," katanya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hardiknas 2026, Staf...
Hardiknas 2026, Staf Khusus Menag Rayakan Bersama 38 Anak Pemulung, Komitmen Beri Beasiswa
GEBRAK Perkuat Edukasi...
GEBRAK Perkuat Edukasi Produk Tembakau Alternatif
Mendikdasmen Buka Suara...
Mendikdasmen Buka Suara soal Siswa SD Bunuh Diri Tak Mampu Beli Pena: Kita Selidiki
Rekomendasi
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Ultah ke-34, Ayu Ting...
Ultah ke-34, Ayu Ting Ting Pamer Momen Romantis Bareng Kevin Gusnadi
Berita Terkini
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved