Pemkab Gianyar Siapkan Lokasi Karantina untuk Pekerja Migran yang Pulang
Selasa, 21 April 2020 - 15:51 WIB
loading...
Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengecek kamar hotel untuk Pekerja Migran Indonesia. Foto Istimewa
A
A
A
GIANYAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar bekerjasama dengan beberapa hotel dan villa untuk menyediakan lokasi karantina para pekerja migran Indonesia (PMI) asal Gianyar. Sebanyak 153 para pekerja migran yang sedang dikarantina telah tersebar di beberapa lokasi, diantaranya Bedulu, Ubud, Sembuwuk dan Keramas.
Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan bahwa pihaknya telah mengikuti instruksi gubernur sekaligus melindungi warganya.
"Saya disini mewakili Pemkab Gianyar berkomitmen untuk mengikuti instruksi gubernur. Para PMI asal Gianyar tidak perlu khawatir tentang lokasi karantina, karena kami sudah menyediakan 5 lokasi dengan fasilitas yang layak untuk para PMI ber-KTP Gianyar," tuturnya saat ditemui usai meninjau hotel Maxmone di Ubud, pada Senin 20 April 2020.
Mahayastra menambahkan bahwa PMI harus diberikan fasilitas yang terbaik. (Baca: 1 Pasien Positif Corona Lewat Rapid Test, 17 Paramedis di Jombang Langsung Diisolasi)
“Tidak ada alasan untuk menolak kedatangan mereka apalagi kepulangan mereka juga sudah melewati prosedur yang sangat ketat. PMI juga manusia jadi harus diperlalukan dengan manusiawi. Kita akan memberikan fasilitas yang layak, jangan sampai para PMI merasa dikucilkan. Penginapan yang kami siapkanpun setara dengan hotel bintang 3 dan 4, jadi kenyamanan para PMI sudah terjamin," ujar Bupati Mahayastra dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Selasa (21/4/2020).
Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan bahwa pihaknya telah mengikuti instruksi gubernur sekaligus melindungi warganya.
"Saya disini mewakili Pemkab Gianyar berkomitmen untuk mengikuti instruksi gubernur. Para PMI asal Gianyar tidak perlu khawatir tentang lokasi karantina, karena kami sudah menyediakan 5 lokasi dengan fasilitas yang layak untuk para PMI ber-KTP Gianyar," tuturnya saat ditemui usai meninjau hotel Maxmone di Ubud, pada Senin 20 April 2020.
Mahayastra menambahkan bahwa PMI harus diberikan fasilitas yang terbaik. (Baca: 1 Pasien Positif Corona Lewat Rapid Test, 17 Paramedis di Jombang Langsung Diisolasi)
“Tidak ada alasan untuk menolak kedatangan mereka apalagi kepulangan mereka juga sudah melewati prosedur yang sangat ketat. PMI juga manusia jadi harus diperlalukan dengan manusiawi. Kita akan memberikan fasilitas yang layak, jangan sampai para PMI merasa dikucilkan. Penginapan yang kami siapkanpun setara dengan hotel bintang 3 dan 4, jadi kenyamanan para PMI sudah terjamin," ujar Bupati Mahayastra dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Selasa (21/4/2020).
Lihat Juga :