Periksa 12 Saksi, Polisi Rata-rata Mereka Mendengar Ledakan

Senin, 23 Agustus 2021 - 17:12 WIB
loading...
Periksa 12 Saksi, Polisi...
Sejumlah kendaraan tertimpa atap Mal Margo City yang ambruk pada Sabtu 21 Agustus 2021. Foto: Ist
A A A
DEPOK - Sebanyak 12 saksi diperiksa penyidik Polres Metro Depok terkait dengan ambruknya atap Margo City di Jalan Margonda, Sabtu 21 Agustus 2021. Belasan saksi yang diperiksa terdiri dari karyawan dan manajemen mal serta satu orang sopir taksi yang kendaraannya rusak.

“Rata-rata (saksi) mendengar ledakan kemudian atap runtuh,” kata Kasat Reskrim Polrestro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno kepada wartawan di Mapolres Metro Depok, Jalan Margonda, Senin (23/8/2021). Baca juga: Usut Margo City Ambruk, Polisi Bawa Potongan Pipa Gas ke Laboratorium Forensik

Dari insiden tersebut, kata dia, sebanyak 11 orang menjadi korban luka dimana satu di antaranya meninggal dunia pada Minggu 22 Agustus 2021 dini hari. Korban meninggal mengalami luka di kepala dan bakar diduga dari uap panas akibat tekanan gas di saluran pipa. Namun dipastikan tidak ada api saat kejadian sore itu.

“Dari pihak labfor menyatakan memang tidak ditemukan adanya jelaga. Hawa panas yang disebabkan oleh gas itu yang menyebabkan beberapa menjadi agak luka melepuh atau luka bakar,” ungkapnya.

Namun tidak menutup kemungkinan api dari salah satu tenan yang sedang memasak. “Dipastikan tidak ada (api), tapi tidak tahu kalau yang di dapur atau di Marugame Udon. Mungkin kan dia lagi masak kemudian ada tekanan gas. Kalau dari labfor belum menemukan ada yang terbakar,” tegasnya.

Hingga kini penyidik masih melakukan investigasi dengan mengambil sampel potongan pipa. Hasilnya akan diketahui tujuh hari ke depan. Baca juga: Polisi Periksa 12 Saksi Terkait Insiden Mal Margo City Depok

“Ini masih olah TKP, membutuhkan waktu. Di tempat itu kemungkinan lokasi-lokasi yang menjadi sasaran itu masih rapuh kemungkinan runtuhnya masih ada sehingga masih kita tutup sementara sementara dari pihak laboratorium forensik menyatakan sudah klir,” jelasnya.

Yogen mengaku belum dapat memastikan apakah ada unsur kelalaian atau tidak dalam insiden tersebut. Jika memang ditemukan, akan dilakukan penyidikan. “Masih dalam penyelidikan kita. Apabila nanti ditemukan tindak pidana ya kan kita naikkan proses penyidikan,” pungkasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kombes Arya Perdana...
Kombes Arya Perdana Jabat Kapolrestabes Makassar, Kapolres Depok Kini Dijabat Kombes Abdul Waras
Pengemudi Mobil yang...
Pengemudi Mobil yang Letuskan Senjata Api di Depok Jadi Tersangka
Koboi yang Umbar Tembakan...
Koboi yang Umbar Tembakan di Depok Ditangkap, Ngaku Keluarga TNI
Rekomendasi
Viral Thania Pijiti...
Viral Thania Pijiti Pacar Sarwendah, Ruben Onsu Khawatir Kehilangan Peran sebagai Ayah
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Isu Suap Bea Cukai, Hotman Paris: Bawa Buktimu!
Kapuspen Sebut Keterlibatan...
Kapuspen Sebut Keterlibatan TNI Tangani Begal Demi Kebutuhan Masyarakat
Berita Terkini
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved