Denpasar Sosialisasikan Protokol Kesehatan, Sasar Warung dan Toko Kelontong

Jum'at, 29 Mei 2020 - 19:59 WIB
loading...
Denpasar Sosialisasikan...
Denpasar Sosialisasikan Protokol Kesehatan, Sasar Warung dan Toko Kelontong
A A A
KOTA DENPASAR - Tindakan strategis terus dilakukan Pemerintah Kota Denpasar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan membiasakan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan di segala sektor. Tak terkecuali di sektor perniagaan dan usaha mikro kecil menengah.

Dinas Koperasi dan UKM melaksanakan sosialisasi penerapan protokol kesehatan disektor perniagaan seperti di warung, toko kelontong dan penyedia jasa seperti tukang cukur dan sebagainya.

Kadiskop UKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena saat dikonfirmasi mengatakan pelaksanaan sosialisasi ini berlandaskan Peraturan Walikota No. 32 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Dimana dilaksanakan sosialisasi penerapan protokol kesehatan berniaga yang menyasar ke warung, rumah makan, toko kelontong, pedagang kaki lima serta penyedia jasa seperti tukang cukur dan lain sebagainya. "Dalam sosialisasi ini kami menerjunkan tim yang masing masing terjun ke kecamatan yang terdiri dari 10 orang dalam satu tim" ujarnya.

"Upaya ini agar membiasakan tempat perniagaan yang ramai akan interaksi masyarakat ini menerapkan protokol kesehatan, baik pedagang dan pembeli memakai masker, pedagang menyediakan hand sanityzer, menyediakam tempat cuci tangan dan menerapkan jaga jarak atau psycal distancing serta pembatasan jam operasional tidak lebih dari jam 9 malam. Sosialisasi ini telah dilakukan dibeberapa tempat dan akan terus dijalankan sampai masyarakat dan pelaku usaha benar benar terbiasa menerapkan protokol kesehatan,"ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, tujuan sosialisasi ini tidak hanya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 disektor perniagaan di Kota Denpasar tapi juga membiasakan masyarakat menerapkan protokol kesehatan di setiap waktu.

"Tujuan jangka panjangnya tentu saja membiasakan pola hidup sehat ditengah masyarakat, kita tidak bicara disaat masa pandemi Covid-19 ini saja, tapi untuk seterusnya menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan kita ini. Pedagang kecil seperti warung, toko kelontong dan penyedia jasa cukur ini harus menerapkan benar protokol kesehatan dan menjaga kebersihan jualannya. Hal ini tidak hanya untuk kebaikan pedagang, tapi juga memberikan kenyamanan bagi masyarakat, sehingga masyarakat yang berbelanja tidak was - was saat bertransaksi. Kegiatan sosialisasi ini sudah pihak kami laksankan sejak seminggu lalu dan telah memasuki minggu kedua pelaksanaan" jelas Erwin Suryadarma
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved