Soal Pergantian Panglima TNI, GIAK: Calon Pejabat Publik Harus Transparan

Kamis, 19 Agustus 2021 - 19:49 WIB
loading...
Soal Pergantian Panglima...
Foto ilustrasi SINDOnews
A A A
BOGOR - Gerakan Indonesia Anti Korupsi (GIAK) mengingatkan agar dalam pemilihan calon pengganti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, sikap transparansi dan independensi perlu dikedepankan.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GIAK, Jerry Massie menilai, salah satu calon kuat pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto adalah Jenderal Andika Perkasa. Baca juga: Bertemu Panglima TNI, Nakes Perempuan Minta Doa Restu Jadi Tentara

"Saya yakin Jenderal Andika figur yang profesional dalam bidangnya dan orangnya transparan," ujar Jerry Massie menanggapi situasi yang berkembang, terutama terkait harta yang dimiliki Jenderal Andika Perkasa, Rabu (18/8/2021).

Jerry mengatakan, untuk menjabat Panglima TNI maka LHKPN harus transparan dan aset-aset yang lain harus ditelusuri darimana dapatnya. "Bila perlu sampai pajak ditelusuri, apakah menunggak pajak atau tidak," pungkasnya.

Namun, sambung Jerry, untuk menghindari dan mencegah hal yang tak diinginkan maka hibah tanpa akta sebagian besar asetnya perlu dilengkapi surat kepemilikan yang jelas, termasuk asal usul hibah. Hal tersebut dilakukan agar tak ada isu miring dari publik.

Sehbungan dengan itu, Jerry berharap agar Komisi 1 DPR, KPK, masyarakat, LSM sperti ICW dan MAKI turut mengkritisi harta Andika yang 80 persen berasal dari hibah tanpa akta. Baca juga: Kekayaan KSAD Andika, Harta Rp179 M Serta Punya Tanah dan Bangunan di AS

Karena itu, lanjut dia, perlu didukung agar DPR melakukan tugasnya dengan baik. Apalagi DPR memiliki kekuatan sehingga perlu meminta klarifikasi soal hibah tersebut agar semua terang-benderang tak ada kecurigaan. "Menarik untuk ditelusuri alasan tanah dihibahkan ke Jenderal Andhika," ujarnya.

Abdul Fickar Hadjar, Pakar hukum pidana Universitas Trisakti Jakarta, juga meminta institusi-institusi yang mempunyai kewenangan dan berkaitan dengan rekruitmen pejabat publik agar mengkritisi setiap calon, termasuk kepemilikan hartanya.

"Ya seharusnya institusi-institusi yang punya kewenangan dan berkaitan dengan rekruitmen pejabat publik mengkritisi setiap calon," ujar Abdul Fickar Hadjar.

Setelah jelas terkait harta yang dimilikinya, lanjut Fickar, maka dipersilahkan pada instansi yang berwenang khususnya DPR untuk menilainya, apakah layak menjadi pejabat publik atau tidak.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
Kawendra Salurkan 88...
Kawendra Salurkan 88 Sapi Kurban di Jember Lumajang dan Daerah Lainnya
Penyebab Kecelakaan...
Penyebab Kecelakaan Mobil yang Ditumpangi Anggota DPR dari PKB Gus Hilman, Sopir Diduga Mengantuk
Anggota DPR dari PKB...
Anggota DPR dari PKB Muhammad Hilman Mufidi Lewati Masa Kritis setelah Kecelakaan di Tol
Anggota DPR dari PKB...
Anggota DPR dari PKB Muhammad Hilman Mufidi Kecelakaan di Tol, 2 Staf Tewas
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Truk Pupuk Diprioritaskan di Tengah Kelangkaan Solar
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Gerindra: Diplomasi...
Gerindra: Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
Rekomendasi
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Berita Terkini
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Infografis
Profil Gatot Nurmantyo,...
Profil Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Bursa Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved