Komplotan Polisi Gadungan Bermodal Pistol Mainan Digelandang ke Tahanan
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 11:08 WIB
loading...
Polrestro Bekasi meringkus tiga preman kampung yang kerap mengaku sebagai polisi di pinggir Jalan Pintu Utama Bumi Anggrek, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A
A
A
BEKASI - Polrestro Bekasi meringkus tiga preman kampung yang kerap mengaku sebagai polisi di pinggir Jalan Pintu Utama Bumi Anggrek, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Ketiga polisi gadungan ini pun kerap melakukan perampokan terhadap warga dengan bermodalkan pistol mainan korek api.
Tiga polisi gadungan yang diciduk ini yakni, KM, JM dan YD. Sedangkan tiga pelaku lainnya masih buron dan menjadi DPO kepolisian.”Komplotan pemerasan ini melakukan aksinya dengan modus berpura-pura sebagai anggota polisi,” ungkap Kasat Reskrim Polrestro Bekasi, Kompol Rahmad Sujatmiko, Jumat, 13 Agustus 2021 kemarin.
Menurut dia, pelaku mengincar korban yang sedang beristirahat duduk dipinggir jalan tepatnya di Jalan Raya Pintu Utama Bumi Anggrek, Karang Satria, Tambun Utara. Selanjutnya komplotan pelaku itu datang menghampiri korban menggunakan satu unit mobil.
"Dua pelaku turun mengaku sebagai polisi dengan membawa korek api berbentuk pistol menuduh korban membawa obat tramadol dan excimer. Para pelaku langsung menggeledah dan menarik korban untuk masuk ke mobil," ujarnya.
Adapun pelaku lainnya mengambil sepeda motor dan handphone milik korban. Selanjutnya empat pelaku mengikat tangan dan membekap mulut korban dengan lakban. Baca: Tertidur Pulas, 2 Pegawai Ini Tak Menyadari Maling Beraksi di Tempat Mereka Bekerja
Tiga polisi gadungan yang diciduk ini yakni, KM, JM dan YD. Sedangkan tiga pelaku lainnya masih buron dan menjadi DPO kepolisian.”Komplotan pemerasan ini melakukan aksinya dengan modus berpura-pura sebagai anggota polisi,” ungkap Kasat Reskrim Polrestro Bekasi, Kompol Rahmad Sujatmiko, Jumat, 13 Agustus 2021 kemarin.
Menurut dia, pelaku mengincar korban yang sedang beristirahat duduk dipinggir jalan tepatnya di Jalan Raya Pintu Utama Bumi Anggrek, Karang Satria, Tambun Utara. Selanjutnya komplotan pelaku itu datang menghampiri korban menggunakan satu unit mobil.
"Dua pelaku turun mengaku sebagai polisi dengan membawa korek api berbentuk pistol menuduh korban membawa obat tramadol dan excimer. Para pelaku langsung menggeledah dan menarik korban untuk masuk ke mobil," ujarnya.
Adapun pelaku lainnya mengambil sepeda motor dan handphone milik korban. Selanjutnya empat pelaku mengikat tangan dan membekap mulut korban dengan lakban. Baca: Tertidur Pulas, 2 Pegawai Ini Tak Menyadari Maling Beraksi di Tempat Mereka Bekerja
Lihat Juga :