PRT PSK Online di Cakung Dibunuh Pacarnya, Pura-pura Booking Korban melalui Order Fiktif
Kamis, 12 Agustus 2021 - 16:39 WIB
loading...
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat jumpa pers, Kamis (12/8/2021). Foto: SINDOnews/Helmi Syarif
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya menetapkan pacar dari M (17), sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan yang jenazahnya ditemukan di Cakung, Jakarta Timur.
Jenazah korban yang sehari-hari bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) sebelumnya ditemukan terbungkus baliho dan kardus.
Baca juga: Mayat Wanita Terbungkus Kardus di Cakung Ternyata PRT Berusia 17 Tahun
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, tersangka berinisial AS merupakan kekasih korban yang juga sama-sama satu kampung, yaitu dari Pemalang, Jawa Tengah. Terasngka dan korban memang sudah tinggal serumah dan berhubungan.
Kasus pembunuhan tersebut tercetus saat korban mengaku hamil kepada pelaku. Padahal pelaku mengaku sudah memiliki kekasih lain dan akan menikah.
Mengetahui hal tersebut, dia langsung merencanakan pembunuhan terhadap kekasihnya itu. Dengan memancing korban yang memang berprofesi sebagai PSK online, tersangka AS kemudian memesan atau melakukan order fiktif untuk mem-booking korban.
Baca: Mayat Wanita dengan Kepala Dibungkus Plastik dan Tangan Terikat Gegerkan Warga Cakung
“Jadi dia order fiktif ke halte Cakung untuk mem-booking korban. Bahkan pelaku juga yang memesankan ojek online buat korban untuk tiba ke lokasi,” terangnya saat jumpa pers, Kamis (12/8/2021).
Setelah tiba di lokasi, data korban sedang menunggu yang mengorder ternyata kekasihnya M datang. Tidak berapa lama dia langsung mengajaknya ke kawasan sekitar yang sepi. Saat di tempat sepi tersebut korban dipukuli oleh tersangka hingga dibekap sampai meninggal dunia.
“Saat meninggal dia sempat ngumpetin jasad korban disemak-semak sebelum dibuang,” tukasnya.
Baca juga: Polisi Amankan Kekasih PRT 17 Tahun yang Tewas Terbungkus Kardus
Usai memastikan meninggal, korban dilucuti pakaiannya dan ditutup dengan mengunakan baliho yang ditemukan pelaku di lokasi pembunuhan. Korban pun akhirnya ditemukan keesokan harinya.
“Saat dibawa ke lokasi pembuangan dia (tersangka) mengaku menumpang dengan menggunakan mobil pikap dan mengatakan kalau minta dibantu untuk buang sampah,” jelasnya.
Jenazah korban yang sehari-hari bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) sebelumnya ditemukan terbungkus baliho dan kardus.
Baca juga: Mayat Wanita Terbungkus Kardus di Cakung Ternyata PRT Berusia 17 Tahun
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, tersangka berinisial AS merupakan kekasih korban yang juga sama-sama satu kampung, yaitu dari Pemalang, Jawa Tengah. Terasngka dan korban memang sudah tinggal serumah dan berhubungan.
Kasus pembunuhan tersebut tercetus saat korban mengaku hamil kepada pelaku. Padahal pelaku mengaku sudah memiliki kekasih lain dan akan menikah.
Mengetahui hal tersebut, dia langsung merencanakan pembunuhan terhadap kekasihnya itu. Dengan memancing korban yang memang berprofesi sebagai PSK online, tersangka AS kemudian memesan atau melakukan order fiktif untuk mem-booking korban.
Baca: Mayat Wanita dengan Kepala Dibungkus Plastik dan Tangan Terikat Gegerkan Warga Cakung
“Jadi dia order fiktif ke halte Cakung untuk mem-booking korban. Bahkan pelaku juga yang memesankan ojek online buat korban untuk tiba ke lokasi,” terangnya saat jumpa pers, Kamis (12/8/2021).
Setelah tiba di lokasi, data korban sedang menunggu yang mengorder ternyata kekasihnya M datang. Tidak berapa lama dia langsung mengajaknya ke kawasan sekitar yang sepi. Saat di tempat sepi tersebut korban dipukuli oleh tersangka hingga dibekap sampai meninggal dunia.
“Saat meninggal dia sempat ngumpetin jasad korban disemak-semak sebelum dibuang,” tukasnya.
Baca juga: Polisi Amankan Kekasih PRT 17 Tahun yang Tewas Terbungkus Kardus
Usai memastikan meninggal, korban dilucuti pakaiannya dan ditutup dengan mengunakan baliho yang ditemukan pelaku di lokasi pembunuhan. Korban pun akhirnya ditemukan keesokan harinya.
“Saat dibawa ke lokasi pembuangan dia (tersangka) mengaku menumpang dengan menggunakan mobil pikap dan mengatakan kalau minta dibantu untuk buang sampah,” jelasnya.
(thm)
Lihat Juga :