Ekonomi Bisa Hancur, Pedagang Bandung Minta Status PPKM Berubah

Senin, 09 Agustus 2021 - 14:25 WIB
loading...
Ekonomi Bisa Hancur,...
Pedagang di Bandung minta status PPKM berubah
A A A
BANDUNG - Pedagang Bandung yang tergabung dalam Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B) meminta pemerintah tidak memperpanjang status Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 yang bakal berakhir hari ini. Mereka menilai perpanjangan di level ini akan membuat ekonomi pedagang hancur.

"Saya sangat berharap PPKM tidak lagi di level 4. Karena ekonomi kami bisa hancur. Sudah cukup," kata Ketua Umum HP2B Iwan Suhermawan kepada MPI, Senin (9/8/2021).

Dia memperkirakan, pemerintah bakal memperpanjang PPKM untuk Jawa dan Bali. Namun, dia meminta status level di Bandung bisa berubah. Karena sejak awal Juli Bandung berada di PPKM Darurat dan level 4. Aktivitas masyarakat sangat terbatas. Saat ini banyak pekerja di Rumah kan akibat kondisi yang cukup berat.

Sementara, kata dia, Bandung sudah menunjukkan kondisi membaik. Hal itu tampak pada beberapa indikator turunnya kasus covid, vaksinasi yang digelar cukup masif, dan BOR yang terus menurun.

Baca juga: Harga Gabah Kering di Majalengka Rp450 Ribu Per Kwintal, Lebih Tinggi dari Sebelumnya

"Setidaknya kalau bisa turun level, hotel, restaurant, kafe, dan tempat wisata bisa buka kembali. Ini akan memberi multiplayer efek yang cukup besar. Perdagangan juga akan bergairah karena mobilitas warga kembali naik," beber dia.

Iwan menyebutkan, kendati Pasar Baru Bandung telah buka saat PPKM Level 4, namun kondisi penjualan masih cukup berat. Hal itu terjadi karena wisatawan minim dan warga lokal Bandung raya masih kesulitan beraktivitas
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Menteri dan Deretan...
Menteri dan Deretan Tokoh Daerah Bedah Transisi Ekonomi Jakarta
Pedagang Korban Tertabrak...
Pedagang Korban Tertabrak Mobil SPPG di Bekasi Meninggal Dunia
Kolaborasi Pemprov dan...
Kolaborasi Pemprov dan BI Jakarta Dorong Industri Film sebagai Pertumbuhan Ekonomi Baru
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Tumbuh Kuat
Sopir Pajero yang Kabur...
Sopir Pajero yang Kabur usai Tabrak Pedagang di Jaktim Ditangkap
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Rekomendasi
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Infografis
Akibat Perang, IMF Ramal...
Akibat Perang, IMF Ramal Ekonomi Israel Makin Hancur Tahun Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved