Tenaga Kesehatan yang Tangani Pasien Covid-19 Diutamakan Divaksin Booster

Sabtu, 07 Agustus 2021 - 13:50 WIB
loading...
Tenaga Kesehatan yang...
Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur mengutamakan tenaga kesehatan (nakes) yang sedang menangani pasien Covid-19 menerima booster vaksin.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur mengutamakan tenaga kesehatan (nakes) yang sedang menangani pasien Covid-19 menerima booster vaksin atau vaksin dosis tiga. Hal itu bertujuan agar para tenaga kesehatan yang sedang bertugas lebih kebal dalam menangkal virus Corona.

Kepala Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Inda Mutiara mengatakan, pemberian booster vaksin Covid-19 untuk tenaga kesehatan itu akan dilakukan bertahap. "Alasannya karena mereka saat bertugas lebih rentan terpapar Covid-19 bila dibanding dengan tenaga kesehatan lain," kata Inda saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Sabtu (7/8/2021).

Menurut Inda, booster vaksinasi ini sudah sepatutnya diberikan untuk tenaga kesehatan yang memiliki tugas sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Baca: 523 Nakes di Jakarta Barat Sudah Dapat Vaksin Booster

"Swabber dan tim surveillance setiap harinya berhadapan dengan pasien yang berisiko terpapar Covid-19, kemudian tim vaksinasi juga berisiko. Jadi mereka hari ini didahulukan untuk penyuntikan dosis tiga," ujarnya.

Inda menuturkan, pelaksanaan booster vaksin Covid-19 yang digelar secara bertahap dipastikan menyasar seluruh tenaga kesehatan di wilayah Jakarta Timur. Upaya ini dilakukan untuk lebih memperkuat daya tahan tubuh tenaga kesehatan yang sedang berjuang menangani para pasien Covid-19.

"Kami usulkan seluruhnya mendapat booster vaksin Covid-19 sesuai permintaan kami ke tingkat Sudin Kesehatan dan Dinas Kesehatan sejumlah tenaga kesehatan yang ada ditambah tenaga penunjang, seperti asisten dan lainnya," tuturnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Jersey...
Piala Dunia 2026: Jersey Haiti Kena Semprit FIFA
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
Berita Terkini
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved