Gunakan Anggaran Refocusing, Bekasi Rekrut Tenaga Kesehatan

Kamis, 05 Agustus 2021 - 23:16 WIB
loading...
Gunakan Anggaran Refocusing,...
Pemkab Bekasi menyiapkan anggaran Rp185 miliar untuk merekrut tenaga kesehatan untuk penanganan Covid-19 di wilayahnya.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
BEKASI - Pemkab Bekasi menyiapkan anggaran Rp185 miliar untuk merekrut tenaga kesehatan untuk penanganan Covid-19 di wilayahnya. Anggaran yang digunakan tersebut berasal dari hasil pemotongan anggaran di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk percepatan penanganan wabah virus corona.

”Karena kita kekurangan tenaga kesehatan, makanya kita gunakan anggaran refocusing untuk penanganan COVID,” ungkap Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, Kamis (5/8/2021). Menurut dia, perekrutan tenaga kesehatan ini untuk menambah banyak kuota dari tenaga kesehatan yang ada di setiap pusat Kesehatan masyarakat (Puskesmas).

Sehingga nantinya, kata dia, layanan reguler di Puskesmas bisa berjalan dengan baik, selain untuk penanganan Covid-19. Salah satu permasalahan penanganan COVID-19 adalah kurangnya tenaga vaksinasi di tiap-tiap desa, sehingga membuat vaksinasi di desa kurang optimal.

Apalagi, target akhir bulan ini warga Kabupaten Bekasi yang divaksin capai 50%. Baca: Bekasi Siapkan 49.000 Dosis AstraZeneca untuk Pelaku Usaha dan UMKM

”Kabupaten Bekasi sedang gencar-gencarnya melakukan vaksinasi untuk mengejar target herd immunity yang kuat. Sehingga kita butuh nakes untuk menyuntikan vaksin Sinovac maupun astrazeneca yang disediakan oleh TNI dan Polri untuk desa,” ungkapnya. Hal ini dilakukan untuk lebih mengoptimalkan penanggulangan pandemi corona di Kabupaten Bekasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti mengatakan jumlah nakes di Kabupaten Bekasi ada sekirar 10.867. Baik itu tenaga kesehatan di RSUD Kabupaten Bekasi, puskesmas, maupun rumah sakit swasta. Untuk jumlah penambahan relawan nakes masih dalam proses pematang, sebab, harus sesuai kebutuhan di lapangan.

”Ya memang jumlah nakes kita masih kurang, apalagi jika terjadi lonjakan kasus Covid-19 ini. Dalam waktu dekat akan segera ditambah,” katanya. Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga sudah mendapatkan alokasi vaksin untuk pemberian dosis ketiga bagi para tenaga kesehatan. Dosis ketiga bagi para tenaga kesehatan untuk tambahan tenaga medis.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved