Pesan Menyentuh 2 Anak Yatim Piatu di Tangerang yang Kehilangan Orang Tua karena Terpapar Covid-19
Kamis, 05 Agustus 2021 - 18:58 WIB
loading...
Muhamad Denas Wahid (12) dan kakaknya, M Ramdani (19) dua remaja yang harus menjadi yatim piatu setelah kedua orang tuanya meninggal dunia terpapar Covid-19, saat berbincang dengan Kapolrestro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima.Foto/MPI/Isty Ma
A
A
A
TANGERANG - Dua remaja warga Periuk Jaya Permai RT 07 RW 05 Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, harus kehilangan ayah dan ibunya yang meninggal dunia akibat terpapar covid-19 . Muhamad Denas Wahid (12) dan kakaknya, M Ramdani (19), menyampaikan pesan menyentuh untuk masyarakat agar tak menganggap remeh Covid-19.
Denas dan M Ramdani kehilangan kedua orang tua mereka hanya dalam waktu satu Minggu."Pertama yang meninggal ibu tanggal 9 Juli, seminggu kemudian ayah meninggal karena Covid-19," kata Ramdani saat mengikuti vaksinasi Covid-19 di Polsek Jatiuwung, Kamis (5/8/2021).
Tak hanya ditinggal oleh orang tuanya, sang nenek juga meninggal dunia karena kaget mendengar anaknya telah tiada. Nenek Ramdani dan Denas pun kemudian menyusul kepergian orang tua mereka hanya dalam kurun waktu beberapa hari.
"Jangan anggap sepele sama penyakit ini karena saya sendiri mengalami. Orang tua tidak ada, makanya mencegah saja masker dipakai kalau bisa double," imbau Ramdani. Baca: Viral, Oknum Lurah di Tangerang Minta Uang Tanda Tangan Rp250.000 ke Anak Yatim
Kabar tersebut kemudian didengar oleh Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima. Kapolres pun langsung menyatakan akan menjamin kehidupan dan pendidikan dari Ramdani dan Denas.
Denas dan M Ramdani kehilangan kedua orang tua mereka hanya dalam waktu satu Minggu."Pertama yang meninggal ibu tanggal 9 Juli, seminggu kemudian ayah meninggal karena Covid-19," kata Ramdani saat mengikuti vaksinasi Covid-19 di Polsek Jatiuwung, Kamis (5/8/2021).
Tak hanya ditinggal oleh orang tuanya, sang nenek juga meninggal dunia karena kaget mendengar anaknya telah tiada. Nenek Ramdani dan Denas pun kemudian menyusul kepergian orang tua mereka hanya dalam kurun waktu beberapa hari.
"Jangan anggap sepele sama penyakit ini karena saya sendiri mengalami. Orang tua tidak ada, makanya mencegah saja masker dipakai kalau bisa double," imbau Ramdani. Baca: Viral, Oknum Lurah di Tangerang Minta Uang Tanda Tangan Rp250.000 ke Anak Yatim
Kabar tersebut kemudian didengar oleh Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima. Kapolres pun langsung menyatakan akan menjamin kehidupan dan pendidikan dari Ramdani dan Denas.
Lihat Juga :