JPM Dukuh Atas Dibangun Satu Paket Bundling dengan Revitalisasi Stasiun KRL Sudirman
Rabu, 04 Agustus 2021 - 18:08 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, direncanakan menggunakan skema bundling dengan revitalisasi Stasiun KRL Sudirman.
Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan Polana B Pramestri mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah hasil kajian merekomendasikan bahwa opsi pembangunan JPM saja ternyata kurang menarik investor.
Baca juga: Kawasan TOD Dukuh Atas Terkendala Integrasi Moda
"Jadi diputuskan bahwa pembangunan JPM Dukuh Atas satu paket bundling dengan revitalisasi Stasiun KRL Sudirman. Namun dalam prosesnya pembangunan, JPM akan didahulukan menyusul kemudian revitalisasi Stasiun KRL Sudirman," jelas Polana kepada wartawan, Rabu (4/8/2021).
JPM Dukuh Atas nantinya menghubungkan Stasiun LRT Setiabudi dengan Stasiun KRL Sudirman melewati Sungai Ciliwung. Secara tidak langsung pembangunan JPM Dukuh Atas, jika terwujud sekaligus juga akan menghubungkan dengan Stasiun BNI yang melayani Kereta Bandara. Pembangunan JPM Dukuh Atas menurut Polana, sepenuhnya diupayakan menggunakan pembiayaan swasta.
Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan Polana B Pramestri mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah hasil kajian merekomendasikan bahwa opsi pembangunan JPM saja ternyata kurang menarik investor.
Baca juga: Kawasan TOD Dukuh Atas Terkendala Integrasi Moda
"Jadi diputuskan bahwa pembangunan JPM Dukuh Atas satu paket bundling dengan revitalisasi Stasiun KRL Sudirman. Namun dalam prosesnya pembangunan, JPM akan didahulukan menyusul kemudian revitalisasi Stasiun KRL Sudirman," jelas Polana kepada wartawan, Rabu (4/8/2021).
JPM Dukuh Atas nantinya menghubungkan Stasiun LRT Setiabudi dengan Stasiun KRL Sudirman melewati Sungai Ciliwung. Secara tidak langsung pembangunan JPM Dukuh Atas, jika terwujud sekaligus juga akan menghubungkan dengan Stasiun BNI yang melayani Kereta Bandara. Pembangunan JPM Dukuh Atas menurut Polana, sepenuhnya diupayakan menggunakan pembiayaan swasta.
Lihat Juga :