Begini Ceritanya 2 Harimau Sumatera di Ragunan Bisa Terinfeksi Corona

Minggu, 01 Agustus 2021 - 09:36 WIB
loading...
Begini Ceritanya 2 Harimau...
Salah satu Harimau Sumatera yang berada di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan terinfeksi Corona. Foto: IG @aniesbaswedan
A A A
JAKARTA - Dua Harimau Sumatera bernama Hari dan Tino yang berada di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) , Jakarta Selatan terinfeksi Corona. Bagaimana ceritanya harimau tersebut bisa terpapar Covid-19?

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta Suzi Marsitawati menjelaskan, pada 9 Juli 2021 Tino berusia 9 tahun mengalami sakit dengan gejala klinis sesak nafas, bersin, keluar lendir dari hidung dan penurunan nafsu makan. Lalu, berjarak 2 hari kemudian Hari, harimau berusia 12 tahun terpantau kondisi kesehatannya juga menurun dan bergejala klinis seperti Tino.
Baca juga: Tengok 2 Harimau Terpapar Covid-19 di TMR, Anies: Hari dan Tino Tidak Harus Buru-buru WFO

“Pada tanggal 14 Juli, kami lakukan pengambilan sampel dengan diswab kemudian dikirim ke laboratorium Pusat Studi Satwa Primata IPB Bogor. Hasilnya keluar tanggal 15 Juli yang menyatakan bahwa dua satwa tersebut terpapar Covid-19,” ujar Suzi dalam keterangan tertulisnya melalui PPID DKI Jakarta, Minggu (1/8/2021).

Sejak mengidap sejumlah gejala dan kondisi kesehatan yang menurun, 2 harimau itu segera diberikan pengobatan di antaranya antibiotik, antihistamin, antiradang, dan multivitamin setiap hari.

Dalam waktu sekitar 10-12 hari pengobatan, kondisi Hari dan Tino berangsur membaik. Suzi juga menegaskan 2 harimau itu tidak menularkan virusnya kepada manusia karena belum ada studi yang menunjukkan eksudat satwa yang terinfeksi Covid-19 mengandung virus aktif.
Baca juga: Terekam Video Amatir Harimau Sumatera Berkeliaran di Kawasan APP Grup Bikin Cemas Warga

Namun, terkait penyebab keterpaparan virus pada 2 Harimau Sumatra, pihaknya masih melakukan tracing atau penelusuran lebih lanjut. “Hal ini mengingat pada saat satwa mulai mengidap gejala, TMR dalam kondisi tutup karena PPKM Darurat. Kami juga sudah melakukan tracing kepada perawat dan petugas saat satwa sakit, tidak ada yang terpapar Covid-19 sehingga kami masih menelusuri penyebabnya,” ujar Suzi.

Saat ini, meski dinyatakan pulih Hari dan Tino masih dalam pemantauan atau observasi dari Unit Pengelola TMR Distamhut DKI Jakarta.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Bocah Nyaris Masuk...
Viral Bocah Nyaris Masuk Kandang Gajah Ragunan, Pengelola Curiga Sengaja
Long Weekend Kenaikan...
Long Weekend Kenaikan Yesus, Ragunan Hadirkan Feeding Time Satwa dan Night Zoo
Hari Pertama Long Weekend,...
Hari Pertama Long Weekend, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 50 Ribu Orang
Rekomendasi
Premier Padel Valencia...
Premier Padel Valencia 2026 Hadir Pekan Ini, Saksikan Aksi Para Bintang Padel Dunia di VISION+
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Jadi Ibu Baru, Amanda...
Jadi Ibu Baru, Amanda Manopo Tulis Pesan Menyentuh dan Berterima Kasih untuk Fans
Berita Terkini
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved