Blokade Akses Material Proyek Kereta Cepat, Warga Tuntut Ganti Rugi

Kamis, 28 Mei 2020 - 16:21 WIB
loading...
Blokade Akses Material...
Warga Kampung Tegal Nangklak di dalam tenda menunggu itikad baik pengelola proyek kereta cepat membayarkan ganti rugi atas kerusakan rumah mereka. Foto: SINDOnews/Asep Supiandi
A A A
PURWAKARTA - Warga Kampung Tegal Nangklak, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta , terpaksa memblokade akses jalan angkutan material proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC). Aksi itu terpaksa dilakukan lantaran setelah 8 bulan berlalu tanpa kejelasan ganti rugi atas kerusakan rumah yang ditimbulkan proyek tersebut.

Sebuah tenda besar dibangun warga di atas jalan yang menjadi akses keluar masuk kendaraan pengangkut materal. Beberapa warga pun tampak berkumpul di dalam tenda dengan harapan, aksi ini bisa membuahkan hasil.

(Baca: 32 Ton Beras Didistribusikan Pemkab Purwakarta ke Wilayah PSBB Komunal)

Junaedi, warga setempat, mengaku masih tetap menunggu itikad baik dari pengelola proyek atas kerugian yang diderita para warga. Selama ini pengajuan ganti rugi atau relokasi sudah berkali-kali disampaikan, namun tetap tidak mendapat kejelasan.

”Pihak pengelola dan juga kontraktor saling lempar tanggung jawab. Padahal ada sebelas tumah yang hari ini terdampak. Bahkan, jika harus dipindahkan ke tempat lain, bagi kami sangat bersedia,”ungkapnya, Kamis (28/5/2020).

(Baca: Dua Pedagang Positif Corona, Pasar Sumber Cirebon Ditutup Dua Pekan)

Para warga, tegas dia, tetap akan bertahan dan tidak akan beranjak serta membongkar tenda tersebut, sebelum adanya niat baik dari perusahaan mengganti kerugian.

Penderitaan warga semakin bertambah begitu terjadi pandemi COVID-19. Mereka mengaku sama sekali tak mendapat perhatian, baik dari pihak KCIC maupun pemerintah daerah. Padahal, dalam kondisi seperti sekarang kondisi ekonomi mereka cukup sulit.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
Uskup Agung Merauke...
Uskup Agung Merauke Angkat Bicara Soal PSN Papua Selatan
Tokoh Perempuan Adat...
Tokoh Perempuan Adat Merauke Mama Sinta Dukung PSN di Papua Selatan
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Pimpinan BGN Dicopot,...
Pimpinan BGN Dicopot, LPI: :Langkah Tepat untuk Selamatkan Program Prioritas Nasional
Komisi IV DPR Sebut...
Komisi IV DPR Sebut PSN Wanam Harus Tetap Jalan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Kunci Perusahaan Lokal...
Kunci Perusahaan Lokal Mampu Tangani Proyek Strategis Nasional
Rekomendasi
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Berita Terkini
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved