Heboh Dugaan Potongan Bansos Rp50 Ribu di Depok, Begini Penjelasan Pengurus RW
Rabu, 28 Juli 2021 - 23:03 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
DEPOK - Viral di media sosial perihal potongan dana bantuan sosial ( bansos ) yang diterima warga RT6/5, Beji, Kota Depok. Dalam unggahan di akun Instagram @depok24jam tertulis warga yang mendapat potongan Rp50 ribu. Uang itu alasannya digunakan untuk bensin ambulans .
Menanggapi itu, Kuseri, pengurus RW 5 mengatakan bahwa itu bukan pemotongan. Ini kesepakatan kita antara RW, RT, maupun pengurus posko siaga. Pasalnya, ada mobil ambulans yang operasionalnya sangat padat untuk segera diperbaiki. Kondisi ambulans sedang rusak dan memerlukan biaya cukup banyak. Karena itu, disepakati untuk donasi dari penerima bansos guna perbaikan mobil.
Baca juga: Sidak Penerima Bansos di Tangerang, Mensos Risma Minta Warga Tolak Pungli
Namun, karena ramai dan menjadi perdebatan maka diputuskan dikembalikan pada warga. “Besok akan dikembalikan. Kita ngga ngambil, akan dikembalikan,” ujarnya, Rabu (28/7/2021).
Pengembalian uang itu karena dia enggan dituduh menyalahi aturan. Pihaknya akan mengikuti aturan yang ada. “Walaupun itu keadaannya darurat. Ngga apa-apa kita ikuti mekanisme yang ada,” ucapnya.
Dia menegaskan tidak melakukan pemotongan, apalagi untuk bensin. Donasi itu digunakan untuk perbaikan ambulans.
Menanggapi itu, Kuseri, pengurus RW 5 mengatakan bahwa itu bukan pemotongan. Ini kesepakatan kita antara RW, RT, maupun pengurus posko siaga. Pasalnya, ada mobil ambulans yang operasionalnya sangat padat untuk segera diperbaiki. Kondisi ambulans sedang rusak dan memerlukan biaya cukup banyak. Karena itu, disepakati untuk donasi dari penerima bansos guna perbaikan mobil.
Baca juga: Sidak Penerima Bansos di Tangerang, Mensos Risma Minta Warga Tolak Pungli
Namun, karena ramai dan menjadi perdebatan maka diputuskan dikembalikan pada warga. “Besok akan dikembalikan. Kita ngga ngambil, akan dikembalikan,” ujarnya, Rabu (28/7/2021).
Pengembalian uang itu karena dia enggan dituduh menyalahi aturan. Pihaknya akan mengikuti aturan yang ada. “Walaupun itu keadaannya darurat. Ngga apa-apa kita ikuti mekanisme yang ada,” ucapnya.
Dia menegaskan tidak melakukan pemotongan, apalagi untuk bensin. Donasi itu digunakan untuk perbaikan ambulans.
Lihat Juga :