Aduan Pekerja Kian Masif, Didominasi Perdagangan dan Perhotelan

Jum'at, 23 Juli 2021 - 08:01 WIB
loading...
Aduan Pekerja Kian Masif,...
Jumlah aduan pekerja turut bertambah seiring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Foto/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar menerima sebelas aduan persoalan ketenagakerjaan dalam dua bulan terakhir.

Kepala Disnaker Kota Makassar, Irwan Bangsawan mengatakan jumlah aduan turut bertambah seiring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ).

"Jadi itu mulai naik lagi saat pertengahan bulan Juni dan masuk Juli ini kian masif. Yang kita catat itu ada 11 aduan, tapi itu yang adukan bukan satu orang, ada yang sampai 5 hingga puluhan pekerja," terang Irwan kepada SINDOnews.

Aduan tersebut didominasi oleh sektor usaha perdagangan dan perhotelan. Disnaker bahkan sempat menutup kantor yang berlokasi di Jalan AP Pettarani sebanyak dua kali akibat banyaknya masyarakat yang mengadu sehingga situasi tidak kondusif di tengah pandemi.

"Jadi memang membludak itu orang datang ke kantor, kita bahkan sempat tutup kantor dua kali," ujar Irwan.

Baca Juga: Soal PPKM, Pemerintah Terus Pantau dan Dengar Suara Masyarakat

Dia menduga kasus aduan lebih tinggi namun masih banyak yang belum melaporkannya ke Disnaker untuk ditindaklanjuti.

"Kita sebagian besar sudah rampung lah, kita mediasi hak-hak pekerja ini juga sudah dibayarkan. Namun masih ada juga beberapa masalah yang tidak bisa selesai karena mediasi berlangsung alot," katanya.

Lebih jauh, Irwan meminta pekerja yang terdampak agar segera melaporkan masalahnya ke Disnaker, utamanya jika ada permasalahn pemutusan kerja hingga pemotongan upah secara sepihak tanpa pertimbangan dari pekerja.

"Ini kan kalau mereka sepakat pasti tidak lagi ke Disnaker, nanti mereka tidak sepakat, apakah mereka dikasikan pesangon kah, atau dikasikan ala kadarnya tapi disepakati pasti tidak naik ke permukaan," ujarnya.

Baca Juga: Suntikan PMN Rp106 Triliun Bisa Serap Tenaga Kerja dan Dongkrak Ekonomi Daerah

Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Makassar , Abdul Wahab Tahir meminta seluruh sektor usaha bisa lebih beradaptasi dengan situasi saat ini.

"PPKM ini salah satu dari sekian banyak cara untuk memutus rantai penyebaran Corona Virus, hampir semua terdampak dengan PPKM ini, semua sisi kehidupan kita," ujarnya.

Dirinya juga meminta dinas terkait bisa lebih maksimal dalam bekerja. PPKM, kata dia, tidak sepatutnya dijadikan alasan untuk menurunkan kualitas layanan, lantaran hal itu sangat dibutuhkan saat ini.

"Silahkan volume berkurang tapi mutu jangan sampai, karena ini kan sempat lockdown dua kali, artinya ada pelayanan yang tidak jalan," katanya.

Baca Juga: Covid Bikin Tenaga Kerja Kelimpungan, Vaksinasi Harus Cepat dan Masif
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Duh! Angka Pengangguran...
Duh! Angka Pengangguran di Kota Makassar Masih Tinggi
Indomarco dan Disnaker...
Indomarco dan Disnaker Makassar Sinergi Beri Perlindungan ke 500 Pekerja Rentan
Aduan Pekerja Kian Masif,...
Aduan Pekerja Kian Masif, Didominasi Perdagangan dan Perhotelan
Rekomendasi
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Berita Terkini
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved