Sentra Peti Jenazah Covid-19 di Kota Bogor Berdayakan 50 Warga Terdampak Pandemi

Minggu, 18 Juli 2021 - 05:38 WIB
loading...
Sentra Peti Jenazah...
Sentra pembuatan peti jenazah di Kota Bogor yang dikelola Ibrahim. Foto/instagram
A A A
BOGOR - Kasus meninggal akibat Covid-19 di Kota Bogor tinggi. Namun, ketersediaan peti jenazah untuk para pasien Covid-19 minim. Atas desakan itulah, Ibrahim mengalihkan bisnis furniturenya ke pembuatan peti jenazah.

Pria yang becita-cita menjadi Wali Kota Bogor itu tidak menyangka bisnisnya membuat peti jenazah untuk kebutuhan pasien Covid-19 di Kota Bogor berkembang. Bahkan berhasil memberdayakan 50 warga terdampak pandemi.

"Tahun 2016, saya bertemu anak muda ini @ibrahimaaskr, Ketua OSIS yang cita-citanya jadi Wali Kota Bogor," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto , dalam dikutip dari akun Instagramnya @bimaaryasugiarto , Sabtu (17/7/2012).

Pertemuan kembali dengan Ibrahim bukan suatu kebetulan. Pandemi Covid-19 membawa keduanya bertemu, sebagai pembeli dan pedagang. Tetapi bukan pembeli dan pedagang biasa, keduanya berjuang buat kemanusiaan.

"Sedang menyusun skripsi, dan sekarang dia memilih mengambil peran sebagai pembuat peti jenazah untuk pasien Covid-19," ungkap Bima, tampak kagum dengan semangat anak muda yang ditemuinya itu.

Baca juga: Biasa Bersih-bersih Kini PPSU Jaktim Bikin Peti Mati dan Bantu Pemulasaran Jenazah Covid

Ibrahim memulai membuat peti jenazahnya sekira tiga minggu lalu, berawal dari keprihatinannya terhadap nasib pasien Covid-19 di Kota Bogor. Ditambah dorongan sang kakak yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan (nakes).

"Saat itu, kakaknya yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan sering menginformasikan, bahwa kasus meninggal akibat Covid-19 (di Kota Bogor) meningkat. Namun ketersediaan peti jenazah (sangat) minim," sambungnya.

Terdorong rasa kemanusiaan dan peluang bisnis, Ibrahim coba mengubah bisnis furniturenya dengan membuat peti jenazah. Produksi awalpun dimulai dengan 10 peti jenazah dengan memperkerjakan lima orang karyawan.

"Satgas Covid juga percayakan pembuatan peti jenazah ini kepada Ibrahim untuk pemberdayaan UMKM. Kini, Ibrahim mampu memberdayakan ekonomi bagi 50 warga terdampak pandemi," ungkapnya.

Melihat kemajuan bisnis Ibrahim yang cukup pesat, Bima kembali teringat dengan pertemuan pertama mereka dulu. Saat itu, dia ingat dengan pemaparan Ibrahim, kenapa dirinya bercita-cita ingin menjadi Wali Kota Bogor.

"Saya masih ingat saat Ibrahim sampaikan cita-citanya 5 tahun lalu: memberikan manfaat bagi orang banyak. Ya, semua bisa mengambil peran sekecil apapun dalam masa sulit saat ini. Terimakasih Ibrahim," sambungnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 54.000 Sehari, DKI Jakarta Tertinggi

Sementara itu, dalam akunnya @ibrahimaaskr, Ibrahim mengatakan, pihaknya akan meningkatkan produksi pembuatan peti jenazah untuk pasien Covid-19 yang membutuhkan. Tidak hanya di Bogor, tapi Jabodetabek.

"Menanggapi informasi minimnya ketersediaan peti jenazah , khususnya di Jabodetabek, saya dan rekan menginisiasi sentra produksi peti jenazah. Harapannya, sentra produksi ini menjadi sumbangsih penanganan Covid-19," jelasnya.

Dengan sentra produksinya itu, Ibrahim berharap dapat mengelola ketersediaan peti jenazah dan mengontrol harga peti jenazah bagi para pasien Covid-19 yang meninggal, sehingga kekurangan terhadap peti jenazah dapat diatasi.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Kerja Sama MNC Bank...
Kerja Sama MNC Bank & BPR Kota Bogor
Perluas Akses Perbankan...
Perluas Akses Perbankan Digital, MNC Bank Jalin Kolaborasi dengan BPR Bank Kota Bogor
Rekomendasi
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved