Polisi Jelaskan Penyebab Duel Maut di Malangke Luwu Utara
Kamis, 15 Juli 2021 - 23:01 WIB
loading...
Kapolres Luwu Utara, AKBP Irwan Sunuddin. Foto: Humas Pemkab Luwu Utara
A
A
A
LUWU UTARA - Kapolres Luwu Utara , AKBP Irwan Sunuddin mengungkap penyebab di balik duel mautyang terjadi di Desa Tandung, Kecamatan Malangke pada Rabu 14 Juli kemarin.
AKBP Irwan Sunuddin menjelaskan, perkelahian yang menyebabkan Jumardin (47) warga Desa Giri Kusuma meninggal dunia dipicu karena terduga pelaku, Ayyub (35) tersinggung.
Baca juga:Terlibat Pertikaian, Warga Malangke Luwu Utara Tewas Ditikam
"Jadi begini, awalnya si korban ini lewat menggunakan sepeda motor dan pelaku berdiri di pinggir jalan. Saat lewat korban ini gas-gas motor sambil menatap ke arah pelaku. Pelaku tersinggung langsung mengejar korban," jelas AKBP Irwan Sunuddin, Kamis (15/7) seperti dalam siaran pers yang diterima SINDOnews dari humas Pemkab Luwu Utara.
Sunuddin menambahkan, saat aksi kejar kejaran itu, korban berhenti lalu berbalik menghadang pelaku dengan menggunakan sebilah parang.
"Jadi sempat duel antara pelaku dan korban masing masing memegang senjata tajam. Jadi peristiwa ini tidak ada kaitanya dengan pilkades, kebetulan saja di sana (Desa Tandung) ada pilkades," ungkap perwira berpangkat dua melati itu.
Baca juga:Tampar Ibu Hamil Pemilik Kafe Saat Razia PPKM, Oknum Satpol PP Dipolisikan
AKBP Irwan Sunuddin menjelaskan, perkelahian yang menyebabkan Jumardin (47) warga Desa Giri Kusuma meninggal dunia dipicu karena terduga pelaku, Ayyub (35) tersinggung.
Baca juga:Terlibat Pertikaian, Warga Malangke Luwu Utara Tewas Ditikam
"Jadi begini, awalnya si korban ini lewat menggunakan sepeda motor dan pelaku berdiri di pinggir jalan. Saat lewat korban ini gas-gas motor sambil menatap ke arah pelaku. Pelaku tersinggung langsung mengejar korban," jelas AKBP Irwan Sunuddin, Kamis (15/7) seperti dalam siaran pers yang diterima SINDOnews dari humas Pemkab Luwu Utara.
Sunuddin menambahkan, saat aksi kejar kejaran itu, korban berhenti lalu berbalik menghadang pelaku dengan menggunakan sebilah parang.
"Jadi sempat duel antara pelaku dan korban masing masing memegang senjata tajam. Jadi peristiwa ini tidak ada kaitanya dengan pilkades, kebetulan saja di sana (Desa Tandung) ada pilkades," ungkap perwira berpangkat dua melati itu.
Baca juga:Tampar Ibu Hamil Pemilik Kafe Saat Razia PPKM, Oknum Satpol PP Dipolisikan
Lihat Juga :