Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Pemukulan Dilakukan Oknum Satpol PP Gowa

Kamis, 15 Juli 2021 - 18:38 WIB
loading...
Polisi Periksa 7 Saksi...
Kapolres gowa AKBP Tri Gofaruddin memperlihatkan sejumlah barang bukti terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum Satpol PP kepada pemilik kafe saat PPKM. Foto: Sindonews/Herni Amir
A A A
GOWA - Jajaran Penyidik Polres Gowa telah memeriksa sebanyak tujuh orang saksi, terkait dugaan penganiayaan dilakukan oknum Satpol PP Gowa kepada pemilik kafe Ivan Riana di Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Rabu (14/7) malam.

"Saat ini pemeriksaan terhadap pelaku MR juga masih berlangsung. Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap tujuh saksi," ungkap Kapolres Gowa AKBP Tri Gofaruddin dalam jumpa pers, Kamis, (15/7/2021).

Baca Juga: Tampar Ibu Hamil Pemilik Kafe Saat Razia PPKM, Oknum Satpol PP Dipolisikan

Adapun ketujuh saksi tersebut masing-masing korban yakni Nurhalim (26) beserta istrinya Amriana (34), dua saksi dari kepolisian yang saat itu tergabung dalam tim yang ikut razia PPKM di daerah Bajeng, dua dari satpol PP Gowa dan dari masyarakat umum.

Menurut Tri, pasca pelaporan yang dilaksanakan korban pada Rabu malam (14/7/2021), korban langsung melakukan visum et revertum di Rumah Sakit Syekh Yusuf Gowa.

Dari hasil visum diperoleh jika kedua korban mengalami luka memar pada bagian muka atau pipi di sebelah kanan korban.

"Untuk sementara kami telah mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV, 2 lembar visum dan satu buah bangku bentuk tabung warna hitam terbuat dari baja ringan," paparnya.

Kapolres menyebut, adapun motif MR adalah emosi. Yang bersangkutan tidak terima atas tanggapan korban terhadap tim saat melaksanakan tugas PPKM skala mikro, sehingga terpancing emosinya.

Baca Juga: Pj Sekda Gowa Sesalkan Miskomunikasi Antara Satpol PP dan Pemilik Kafe

Jika perbuatan tersebut terbukti, MR akan dikenakan Pasal 351 Ayat 1 KUHP tentang dugaan tindak penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

"Kami belum tetapkan sebagai tersangka. Nanti setelah rampung pemeriksaan dan gelar perkara dilakukan, baru bisa kita memutuskan apakah statusnya naik jadi tersangka atau tidak," pungkasnya.

Kapolres menambahkan, saat ini korban Amriana sedang menjalani peratan di Rumah Sakit. Dan untuk memastikan jika korban sedang hamil, pihak menyidik masih menunggu hasil dari dokter.

Baca Juga: Oknum Satpol PP Pukul Ibu Hamil saat Razia PPKM, Bupati: Tak Tolerir Tindak Kekerasan

"Terkait informasi kehamilan korban masih menunggu hasil dari pemeriksaan dokter," katanya.

Dia meminta Masyarakat jangan terprovokasi atas kejadian tersebut, dan mempercayakan kepada pihak Polres Gowa dalam menangani masalah ini.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Terungkap, Selebgram...
Terungkap, Selebgram Woodyrman Mabuk saat Hajar Warga Negara Brunei di Blok M
Kronologi Wanita Ditabok...
Kronologi Wanita Ditabok Sesama Penumpang JakLingko
Satpol PP DKI Jakarta...
Satpol PP DKI Jakarta Larang Pedagang Hewan Kurban Berjualan di Trotoar
Perempuan Dikejar dan...
Perempuan Dikejar dan Diduga Dianiaya saat Akan Bersaksi di Persidangan
Tegur Ibu Pukul Anak...
Tegur Ibu Pukul Anak di Stasiun Depok, Anggota TNI Dianiaya 3 Pelaku
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Rekomendasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved