Aksi Paspampres Mulai dari Tarik Gibran, Tendang Pengendara Moge hingga Hadang Anies
Kamis, 15 Juli 2021 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum mengutus Paspampres, Ibu Iriana sempat meminta pengawal presiden menulis di secarik kertas dan menitipkan pesan ke Presiden. Namun, Jokowi hanya menyelipkan kertas kuning itu di lembaran pidatonya. Tak berselang lama, Iriana menulis sendiri pesannya di secarik kertas yang ukurannya lebih besar. Kertas itu lalu disampaikan ke pengawal dan akhirnya pengawal membisikkan pesan Ibu Negara kepada Presiden.
Hadang Anies Baswedan di Piala Presiden 2018
Anggota Paspampres menghadang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang ingin ikut rombongan Presiden Jokowi dalam pemberian Piala Presiden 2018 kepada sang juara Persija Jakarta di SUGBK Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2/2018).
![Aksi Paspampres Mulai dari Tarik Gibran, Tendang Pengendara Moge hingga Hadang Anies]()
Seorang anggota Paspampres mencegah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedanyang ingin ikut rombongan Presiden Jokowi dalam pemberian Piala Presiden 2018 kepada sang juara Persija Jakarta di SUGBK Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2/2018). Foto: Ist
Atas kejadian ini, pihak Istana angkat bicara. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudi mengatakan, tindakan tersebut merupakan prosedur pengamanan karena Paspampres berpegang pada daftar nama pendamping Presiden yang disiapkan panitia.
"Paspampres hanya mempersilakan nama-nama yang disebutkan oleh pembawa acara untuk turut mendampingi Presiden Jokowi," ujar Bey melalui keterangan tertulisnya, Minggu (18/2/2018).
Menurut dia, acara tersebut bukan acara kenegaraan, maka panitia tidak mengikuti ketentuan protokoler kenegaraan mengenai tata cara pendampingan Presiden oleh kepala daerah. Dia juga menegaskan tidak ada arahan dari Presiden kepada Paspampres untuk mencegah Anies.
Baca juga: Paspampres Praka Izroi: Tidak Ada Prajurit Jago, yang Ada Prajurit Terlatih
Hadang Anies Baswedan di Piala Presiden 2018
Anggota Paspampres menghadang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang ingin ikut rombongan Presiden Jokowi dalam pemberian Piala Presiden 2018 kepada sang juara Persija Jakarta di SUGBK Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2/2018).

Seorang anggota Paspampres mencegah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedanyang ingin ikut rombongan Presiden Jokowi dalam pemberian Piala Presiden 2018 kepada sang juara Persija Jakarta di SUGBK Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2/2018). Foto: Ist
Atas kejadian ini, pihak Istana angkat bicara. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudi mengatakan, tindakan tersebut merupakan prosedur pengamanan karena Paspampres berpegang pada daftar nama pendamping Presiden yang disiapkan panitia.
"Paspampres hanya mempersilakan nama-nama yang disebutkan oleh pembawa acara untuk turut mendampingi Presiden Jokowi," ujar Bey melalui keterangan tertulisnya, Minggu (18/2/2018).
Menurut dia, acara tersebut bukan acara kenegaraan, maka panitia tidak mengikuti ketentuan protokoler kenegaraan mengenai tata cara pendampingan Presiden oleh kepala daerah. Dia juga menegaskan tidak ada arahan dari Presiden kepada Paspampres untuk mencegah Anies.
Baca juga: Paspampres Praka Izroi: Tidak Ada Prajurit Jago, yang Ada Prajurit Terlatih
Lihat Juga :