Terlibat Pertikaian, Warga Malangke Luwu Utara Tewas Ditikam
Rabu, 14 Juli 2021 - 22:19 WIB
loading...
Plt Camat Malangke, Akram Risa. Foto: Humas Pemkab Luwu Utara
A
A
A
LUWU UTARA - Dua warga Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara bertikai, Rabu (14/7). Keduanya adalah Jumardin (47), warga Desa Giri Kusuma dan Ayyub (35) warga Desa Baku Baku.
Mereka berduel di Desa Tandung sekitar pukul 15.15 Wita. Peristiwa itu mengakibatkan Jumardin meninggal dunia usai mendapat luka tusukan senjata tajam di dada kiri.
Baca juga:Pemkab Lutra Bantu Kebutuhan Pokok 7 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak
Plt Camat Malangke, Akram Risa menjelaskan, pertikaian antara Jumardin dan Ayyub tidak terkait langsung dengan pemilihan kepala Desa Tandung yang digelar hari ini.
Kata Akram, sejak awal tahapan pemilihan kepala desa serentak di Kecamatan Malangke, termasuk Desa Tandung aman dan kondusif.
Baca juga:Pelaksanaan Pilkades Serentak di Luwu Utara Dapat Apresiasi
"Sejak awal tahapan, sampai rekapitulasi suara pemilihan kepala Desa Tandung tidak ada riak-riak atau gesekan di tengah masyarakat, terutama di Desa Tandung," jelas Akram.
Dia menambahkan, baik pelaku maupun korban bukan warga Desa Tandung. "Pelaku ini dari Desa Baku Baku dan korban ini warga Desa Giri Kusuma. Perkelahian di Desa Tandung yang kebetulan sedang menggelar pilkades. Jadi peristiwa ini tidak ada kaitan langsung dengan pilkades, justru warga Desa Tandung tidak ada riak," ungkap Akram.
Baca juga:3.110 Pohon Ditanam untuk Kenang 1 Tahun Bencana Banjir Bandang Lutra
"Kita tunggu saja hasil penyelidikan dari pihak kepolisian, terkait motif atau apa yang melatar belakangi pertikaian itu," tutup Akram.
Dari informasi yang diterima,Ayyub adalah residivis yang baru menghirup udara bebas setahun lalu usai dipenjara 10 tahun dengan kasus pembunuhan. Saat ini Ayyub ditahan di Polres Luwu Utara.
Mereka berduel di Desa Tandung sekitar pukul 15.15 Wita. Peristiwa itu mengakibatkan Jumardin meninggal dunia usai mendapat luka tusukan senjata tajam di dada kiri.
Baca juga:Pemkab Lutra Bantu Kebutuhan Pokok 7 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak
Plt Camat Malangke, Akram Risa menjelaskan, pertikaian antara Jumardin dan Ayyub tidak terkait langsung dengan pemilihan kepala Desa Tandung yang digelar hari ini.
Kata Akram, sejak awal tahapan pemilihan kepala desa serentak di Kecamatan Malangke, termasuk Desa Tandung aman dan kondusif.
Baca juga:Pelaksanaan Pilkades Serentak di Luwu Utara Dapat Apresiasi
"Sejak awal tahapan, sampai rekapitulasi suara pemilihan kepala Desa Tandung tidak ada riak-riak atau gesekan di tengah masyarakat, terutama di Desa Tandung," jelas Akram.
Dia menambahkan, baik pelaku maupun korban bukan warga Desa Tandung. "Pelaku ini dari Desa Baku Baku dan korban ini warga Desa Giri Kusuma. Perkelahian di Desa Tandung yang kebetulan sedang menggelar pilkades. Jadi peristiwa ini tidak ada kaitan langsung dengan pilkades, justru warga Desa Tandung tidak ada riak," ungkap Akram.
Baca juga:3.110 Pohon Ditanam untuk Kenang 1 Tahun Bencana Banjir Bandang Lutra
"Kita tunggu saja hasil penyelidikan dari pihak kepolisian, terkait motif atau apa yang melatar belakangi pertikaian itu," tutup Akram.
Dari informasi yang diterima,Ayyub adalah residivis yang baru menghirup udara bebas setahun lalu usai dipenjara 10 tahun dengan kasus pembunuhan. Saat ini Ayyub ditahan di Polres Luwu Utara.
(luq)
Lihat Juga :